| Views: 228.

Buni Yani Ajukan Penangguhan Penahanan Ini Alasannya

Jakarta – Jumat 1 Februari besok, Buni Yani akan dieksekusi ke penjara. Pasalnya Buni Yani sudah putusan inkrah karena kasasinya ditolak Mahkamah Agung.

Awalnya dia mengaku sudah siap dan akan kooperatif, ternyata Buni Yani meminta eksekusinya oleh Kejari Depok ditangguhkan.

Pasalnya menurut Buni Yani, tidak ada dasarnya dia dieksekusi karena diputusan kasasi tidak disebut penahanan bada.

Masih menurut Buni Yani, bunyi putusan kasasi MA ialah menolak kasasi dari JPU maupun dari dia dan kedua membayar (biaya) perkara. ” Kan sebetulnya bunyi dari putusan ini soal penahanan badan saya masuk penjara nggak ada. Nggak ada dasarnya (eksekusi). Sebab itu, kita mintakan fatwa ke MA lagi,” ujar Buni Yani di kantor pengacara Aldwin Rahadian, Rabu (30/1/2019)

“Kedua, soal kesalahan umur. Di sini 48 (tahun), saya itu sudah 50 tahun pada bulan Mei. Ini saya anggap Buni Yani yang lain, itu yang saya anggap tidak boleh salah,” sambungnya.

Aldwin Rahadian, mengatakan pihanya segera mengajukan penangguhan eksekusi ke Kejari Depok.

Sebelumnya, Buni Yani memang menerima salinan putusan dan mendapat pemberitahuan untuk datang ke Kejari Depok pada Jumat, 1 Februari, guna eksekusi.

“Untuk itu, kita akan mengajukan penangguhan eksekusi ini. Karena kita memohon harus jelas dulu. Ini harus jelas dulu,” kata Aldwin.

Aldwin menyoroti tidak adanya perintah penahanan dalam amar putusan kasasi. Putusan kasasi, menurutnya, hanya menyangkut penolakan permohonan kasasi dari Kejari Depok serta permohonan dari Buni Yani.
Bahkan Buni Yani mengatakan pihaknya sudah mengirimkan surat permohonan penangguhan penahanan. Dia berharap kejaksaan mempelajari dulu surat yang dikirimnya sebelum melakukan eksekusi.

“Info terbaru dari kami, kami sudah mengirimkan surat penangguhan penahanan ke Kejari Depok per hari ini. Nah, kalau misalnya, apa tidak dipelajari dulu kami punya surat?” kata Buni .(Poskota)

 

Short URL: https://detiknusantara.com/?p=39650

Posted by on Jan 31 2019. Filed under News, Pendidikan, Politik, Tekno. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry
iklan 1

header

Recently Commented