| Views: 471.

Ditengah Wabah Wabah Covid 19.Demi Selamatkan Banyak Nyawa, Pasukan Katak Bersih Bersih Sampah Bambu

Jatiluhur — Sampah bambu kembali menyumbat aliran sungai Cikeas. Tepatnya di sekitar jembatan Puri Nusaphala, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi yang berbatasan dengan Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

“Tahun ini sudah tiga kali sampah menggunung di aliran sungai Cikeas. Tahun lalu, kejadian serupa terjadi sebanyak 13 kali,” jelas Puarman, Ketua Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas (KP2C), yang ikut mendampingi petugas dalam gerakan bersih-bersih sampah bambu, Rabu (1/4/2020).

Petugas pembersih didatangkan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi. Mereka berjibaku dengan tetap menjaga jarak sesuai protokol kesehatan pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19.

“Di tengah wabah corona Covid-19, KP2C bersama Tim Katak DLH Kota Bekasi berjibaku membersihkan sampah bambu,” ujar Puarman. Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat setempat.

Menurut Puarman, kegiatan bersih-bersih harus segera dilakukan. Bila terlambat, gunungan sampah berpotensi menimbulkan banjir di perumahan Vila Nusa Indah 3 di Kabupaten Bogor dan Puri Nusaphala di Kota Bekasi.

“Bila terjadi banjir, kondisi akan semakin berbahaya karena bisa terjadi kerumunan orang di tengah mewabahnya Covid-19. Karena itu, gerakan bersih-bersih kali ini sangat penting karena menyangkut nyawa banyak orang,” terang Puarman.

Sedari tahun 2019, KP2C sudah berulangkali meminta tiga Pemda agar turun tangan menyelesaikan akar masalah sampah bambu yang tidak berkesudahan meski sudah dilakukan pembersihan berulang-ulang. Sayangnya, hingga kini solusi belum ditemukan.

Sumber sampah bambu, menurut data KP2C, 50 persen berasal dari Kabupaten Bogor, 25 persen Depok, dan 25% Kota Bekasi.

Bantuan masker

Dalam kegiatan tersebut, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Bogor memberikan masker kepada Tim Katak DLH Kota Bekasi, sebagai wujud kebersamaan dan dukungan terhadap protokol kesehatan.

Masker diserahkan Ketua FPRB Kabupaten Bogor, Budi Aksomo, didampingi Puarman sebagai Koordinator Pemberdayaan dan
Partisipasi Masyarakat FPRB. (San/HS).

Short URL: http://detiknusantara.com/?p=45851

Posted by on Apr 1 2020. Filed under Health, Kriminal, News, Pendidikan. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

*

iklan 1

header

Recently Commented