| Views: 1080.

Warung Remang-remang Moro Moro Dirazia Tim Terpadu Kabupaten Mesuji

Mesuji – Tim Terpadu Pemerintah Kabupaten Mesuji yang terdiri jajaran Polres, TNI, Satpol PP, Koramil, Badan Kesbangpol, Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial.

Berhasil menjaring 46 pekerja dan mucikari serta mengamankan 5 Dus minuman keras berbagai merek di wilayah Moro-moro Register 45, Mesuji, Sabtu malam (08/02/2020).

Wakapolres Mesuji, Kompol M. Jony mengatakan, tujuan pelaksanakan operasi ini
” Untuk penertiban tempat-tempat hiburan yang diduga terdapat adanya praktek prositusi dan peredaran narkoba serta minuman beralkohol.

Wakapolres Mesuji, Kompol M. Jony mengatakan, bahwa kegiatan ini berdasarkan surat perintah bupati untuk melaksanakan penertiban tempat hiburan malam yang ada di wilayah Mesuji.

“Sebagai pembina dan pengarah kegiatan ini, adalah Kapolres Mesuji AKBP Alim, Kepala Satpol, Drs Widada Prawira dan Perwira Penghubung, Mayor Wahyudi dan ketua tim adalah saya sendiri,” ucap Wakapolres.

Tidak hanya itu, kata Kompol Jony, pelaksanaan kegiatan koordinatornya Kabag Operasional Polres Mesuji, yakni Kompol Dwi Santosa, Kabid Penegakkan Peraturan Daerah, Ade Erlina Indah dan Plt Kadis Sosial Suhaimi. Bukan hanya itu, tim melibakan juga Kabid Pelayanan Kesehatan, Ali Hasan, Sekretaris Kesbangpol Slamet Sulaiman, Kabid Trantibum Satpol PP Made Louis Revon. Dan Kasat Narkoba Polres, Kasat Reskrim Polres, Kasat Binmas, Kasat Lantas serta Kasat Intel Polres Mesuji.

“Dari hasil penjaringan di 35 titik lokasi warung remang-remang, telah diamankan 5 dus minuman beralkohol tanpa izin dan membawa 46 orang dari pekerja, pengunjung yang diduga mucikari. Selanjutnya dari 46 orang terdebut, dilakukan tes HIV dan tes urin. Hal itu, dilakukan oleh Dinas Kesehatan Mesuji. Ternyata hasilnya, kita dapatkan 1 orang positif HIV dan 4 orang positif pengguna narkoba,” terang Wakapolres.

Selain Ratusan miras ilegal yang disita petugas di warung remang-remang itu, petugas juga mengamankan pemilik warung berinisial TR (35) dan 25 perempuan, di antaranya adalah wanita penghibur lelaki hidung belang yang tidak mengantongi kartu identitas diri. Bahkan satu orang dinyatakan mwngidap penyakit HIV-AIDS ,” kata Jony.

Wakapolres menambahkan, untuk diketahui kegiatan ini juga sebagai bentuk penegakkan Peraturan Daerah Kabupaten Mesuji, yaitu Perda No 04 Th 2015, tentang Izin Mendirikan Bangunan, Perda No 05 Th 2015 tentang Izin Lokasi, Perda No 08 Th 2016 tentang Pengendalian Peredaran Minuman Beralkohol, serta Perda Ketentraman dan ketertiban Umum Kabupaten Mesuji.

“Operasi ini, akan terus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan pada seluruh lokasi di Kabupaten Mesuji,” ungkap Kompol M. Jony.(Red)

Short URL: http://detiknusantara.com/?p=45338

Posted by on Feb 9 2020. Filed under Kriminal, News, Otomotif, Pendidikan, Tekno. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

*

iklan 1

header

Recently Commented