| Views: 423.

Bupati Lamteng mengecek program jemput bola Rawat Warga yang dilaksanakan oleh Dinkes

Lampung Tengah Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto mengecek program layanan “Jemput Bola Rawat Warga” yang dilaksanakan Dinas Kesehatan setempat. Dalam program tersebut, petugas Puskesmas yang datang merawat warga terutama warga yang tidak mampu untuk berobat.

Pada hari sabtu 19 Oktober 2019,Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto mengunjungi Dewi Oktisari salah satu warga kampung sendang mukti kecamatan sendang agung yang mengalami kunker payudara.
Dewi Oktisari adalah salah seorang warga yang menerima layanan “Jemput Bola Rawat Warga”, di mana tenaga medis-lah yang datang ke rumah warga sakit, terutama dari golongan kurang mampu. Tentu yang dirawat adalah warga yang penyakitnya memang bisa dirawat jalan. Jika kondisi warga membutuhkan perawatan inap, tentu dirujuk dan kemudian dirawat di rumah sakit.

Loekman mengatakan, kunjungannya ke kerumah warga Dewi Oktisari ini untuk memastikan apakah puskesmas telah turun ke masyarakat secara rutin atau belum , loekman menjelaskan orang telah menikmati program “Jemput Bola Rawat Warga”, dirinya merasa perlu turun ke lapangan untuk melihat kinerja program ini. “Kami ingin mengetahui respons warga yang telah mendapat layanan ini,” Ujar Loekman

Kemarin saya dapat laporan di pamong setempat, maka langsung saya koordinasikan dengan ke tim medis. Kemarin sudah dikunjungi teman-teman kecamatan dan dinas. Dan hari ini saya cek untuk.memastikan, alhamdulillah ternyata beliau ini sudah tertangani, namun melihat kondisi Dewi Oktisari penyakit nya memerlukan penanganan yang serius, maka bupati lampung tengah loekman djdjyosoemarto langsung membawa kerumah sakit daerah demang sepulau raya,

Loekman berharap masyarakat lebih aktif melaporkan ke pengurus RT/RW dan desa atau ke kecamatan jika ada warga yang sakit dan tidak mampu berobat yang belum tertangani. “Tangan pemerintah ini terbatas. Warga jangan sungkan melapor ke kami bila ada warga yang perlu segera dibantu. Jadi kita harus saling bahu-membahu membantu mereka,” Tutup Loekman.

Dewi Oktisari adalah istri dari tukimin seorang petani yang di karunia 2 orang anak yang duduk dibangku SD dan SMP, Dewi Oktisari mengalami kanker payudari sudah cukup lama yaitu sekitar1,5 tahun, dari keterangan kakak kandunya septianita, Dewi Oktisari pernah melakukan oprasi pada bulan maret 2019 yang lalu di rumah sakit pringsewu, namun sebulan kemudian pasca oprasi kondisi Dewi Oktisari semangkin memprihatinkan hingga kini belum ada perubahan,bahkan kanker patudara yang di alami Dewi Oktisari sudah memasuki stadium 3

Dari pantaun awak media saat ini Dewi Oktisari telah dibawa kerumah sakit Daerah Demang Sepulau raya dan segera dilakukan Penangan medis untuk di Oprasi..(Red)

Short URL: http://detiknusantara.com/?p=44023

Posted by on Okt 19 2019. Filed under Health, News, Pendidikan, Tekno. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

*

iklan 1

header

Recently Commented