| Views: 3.

Musa Ahmad – Ardito Resmi Bacalon Bupati dan Wakil Bupati Lamteng

IMG-20190919-WA0014

Lampung Tengah Pemirsa bakal calon bupati dan wakil bupati Lampung Tengah, H. Musa Ahmad-dr H. Ardito Wijaya atau Dito Pairin mengembalikan berkas penjaringan bakal calon kepala daerah ke Kantor sekretariat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Lamteng di jalan lintas Sumatra Kecamatan Gunung Sugih Kamis 19 September 2019.

Pantauan dilokasi Musa-Ardito tiba sekira pukul 10:40 Wib. Didampingi seluruh anggota Fraksi Golkar DPRD setempat Musa-Ardito beserta tim kompak mengenakan kemeja putih. Pengembalian berkas penjaringan ini, diterima Ketua Penjaringan PDIP Sumarsono.

Sumarsono menilai Musa-Ardito serius mendaptarkan sebagai bacalon kada dari PDIP.”Ini suatu kehormatan bagi kami (PDIP) proses ini akan kami tindak lanjuti ke DPP, kami akan sikapi secara profesional dan proposional,”ungkapnya.

Musa Ahmad sendiri kata Sumarsono memiliki history dengan partai besutan Megawati tersebut.”Pak Musa ini pernah dicalonkan dan diperjuangkan (PDIP) ditahun 2009 lalu. Pak Ardito pun demikian, ayahhandanya pun pernah diperjuangkan melalui partai ini, artinya tidak menutup kemungkinan calon dari partai lain akan diusung PDIP. Karena PDIP ini milik semua,”kata Sumarsono

Disinggung apakah history itu menjadi salah satu bahan pertimbangan menentukan rekomendasi, Sumarsono mengatakan keputusan semua ada di DPP

Lanjut Sumarsono, siapa pun yang mencalonkan diri dari PDIP perjuangan mempunyai kesempatan yang sama.”PDIP ini partai yang terbuka dan PDIP sadar betul proses ini (penjaringan) mau tidak mau harus dilalui,”jelasnya.

“Kami akan membuatkan kisi-kisi, tetapi keputusan tetap ada di DPP. Mungkin ada sisi history yang menjadi pertimbangan oleh DPP kami juga tidak tau, yang jelas bagai mana mereka (calon) bisa mengurus dan mensejahterakan rakyat,”tambahnya

Jika rekomendasi PDIP diberikan kepada Musa-Ardito,? Dengan tegas Sumarsono menyatakan siap memenangkan paslon tersebut.”PDIP ini satu komando, pada saat perintah turun SK, dan dari DPP calonnya sudah ditentukan A-B, maka secara otomatis para kader PDIP mau suka atau tidak suka harus memenangkan pasangan yang diusung oleh PDIP,”tegasnya.

Sementara Musa Ahmad juga mengakui memiliki kedekatan hati dengan PDIP.”Jujur saya memang memiliki kedekatan hati dengan teman-teman di PDIP mulai dari tingkat Provinsi, Kabupaten, sampai ranting,”akunya

Lanjutnya ia menghargai penjaringan yang dibuka oleh PDIP.”Saya sangat menghormati rekan-rekan di PDIP, mereka membuka penjaringan. Kemarin saya mengambil berkas dan hari ini mengembalikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di PDIP,”ujarnya.

Disinggung bila rekom PDIP memutuskan dirinya menjadi pendamping Ketua DPC PDIP Lamteng Loekman Djoyosoemarto, Musa menyarahkan semuanya pada proses penjaringan yang dilakukan PDIP.”Saya tidak ada kapasitas ya, untuk menjawab hal itu. Tapi kita serahkan dalam proses penjaringan partai,”katanya

Ia mengaskan dirinya bersama Ardito Wijaya bertekad bulat akan maju dalam kontestasi Pilkada tahun depan.”Yang jelas saya bersama Ardito Wijaya bertekad bulat maju bersama di Pilkada ini,”tegasnya.

Terkait apakah nanti mendapat rekomendasi atau tidak, Musa menyerahkan pada proses penjaringan. “Semua kita serahkan pada proses penjaringan. Jelasnya, saya dan Ardito Wijaya maju mencalon untuk membangun Lamteng,” ujar politisi Partai Golkar ini.

Terkait persentase mendapatkan rekomendasi dari PDI Perjuangan, Musa tak mau bicara. “Saya nggak mau bicara itu. Biar masyarakat saja yang menilai,” ungkapnya.( ade)

Short URL: http://detiknusantara.com/?p=43376

Posted by on Sep 19 2019. Filed under Health, News, Pendidikan, Politik, Tekno. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

*

iklan 1

header

Recently Commented