|

Kekeringan di Wilayah Grabag, Magelang, Jawa Tengah

IMG-20190914-WA0001Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan kemarau panjang masih akan terjadi hingga akhir Nopember 2019. Beberapa wilayah sudah mengalami kekeringan bahkan ada yang sampai 90 hari tidak turun hujan. Kondisi ini tentu akan berdampak pada kelanjutan pertanian dan keperluan air bersih pada masyarakat. Seperti yang terjadi di beberapa desa di wilayah Grabag, Magelang, Jawa Tengah. Keperluan air bersih sudah pada kondisi yang sangat memprihatinkan, bahkan ada 4 dusun di Kelurahan Banaran yang hanya dapat mengandalkan air bersih bantuan dari luar wilayah, ke 4 dusun tersebut adalah Ngandong, Ngaglik, Legetan dan Keposong. Menurut SISWANTO Kadus Keposong yang kami temui di sela sela menerima bantuan air bersih dari Komunitas Pola Pertolongan Allah (PPA) Jumat 13 September 2019 mengatakan dulu pernah ada pencarian titik sumber air yang dilakukan oleh Mahasiswa dari ITB dan sumber air itu sebetulnya ada hanya kok sampai sekarang belum ada tindak lanjutnya padahal masyarakat disini sangat mengharap Pemerintah Pusat segera menindak lanjuti penemuan ini agar pada musim kemarau tahun depan kami tidak mengalami kesulitan air bersih seperti tahun ini.
Sementara IRVAN warga sekitar menjelaskan untuk bantuan air bersih yang kami terima ini hanya cukup untuk keperluan masak dan minum, sementara untuk nyuci, mandi dll kami harus ke penampungan air umum yang berjarak sekitar 8 km dari dusun Keposong. Acara pemberian bantuan ini dihadiri para pengurus PPA, Team dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Magelang dan masyarakat sekitar yang sangat antusias menerima bantuan 12 tangki air bersih yang diberikan pada 11 titik kumpul warga.(jenar)

Short URL: http://detiknusantara.com/?p=43285

Posted by on Sep 13 2019. Filed under News, Pendidikan, Tekno. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

*

iklan 1

header

Recently Commented