|

Bupati Lamteng Lepas Atlet Taekwondo

IMG-20190909-WA0016Lamteng – Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto melepas 70 atlet taekwondo asal kabupaten setempat untuk mengikuti berbagai kompetisi di sejumlah level.

Rombongan para atlet, official, dan orang tua atlet diterima Bupati Loekman di Omah Beguai Jejamo Wawai (BJW) di Jalan Lingkar Barat Poncowati, Senin (09/09/2019).

Kepada Bupati, perwakilan atlet taekwondo Lampung Tengah menyampaikan rasa terimakasih, dengan apresiasi dari kepala daerah yang peduli dengan dunia olahraga.

“Kami berharap, pemerintah daerah dapat lebih proaktif mendukung kemajuan atlet, utamanya atlet taekwondo asal Lampung Tengah. Dan dengan sambutan dari Pak Bupati hari ini, menjadikan tambahan semangat bagi kami para atlet,” ucap Surya, official atlet taekwondo asal Seputih Agung.

Sementara, Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto menuturkan, atlet Lampung Tengah yang akan atau sedang berjuang dalam berbagai level kompetisi, diharapkan mampu membawa nama baik kabupaten setempat.

“Sebagai putra asli Lampung Tengah, para atlet diharapkan tidak malu membawa nama daerah. Karena itu sebuah kebanggaan yang tak ternilai. Saya kerap kali mendengar kabar, atlet asal Lampung Tengah banyak yang sudah berprestasi di tingkat nasional. Hal semacam ini harusnya dapat diinventarisir,” jelas Loekman.

Untuk mendukung langkah itu, imbuh Loekman, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) kabupaten setempat diminta melakukan inventarisir cabang olahraga, termasuk para atlet berpretasi yang berasal dari Lampung Tengah.

“KONI Lampung Tengah saya minta berperan aktif dalam hal ini. Jangan sampai atlet kita yang beprestasi justru diakui daerah ataupun negara lainnya. Karena mereka adalah aset yang dapat membawa nama harum Bumi Jejamo Wawai di berbagai level kompetisi,” tegas Bupati.

Dalam kesempatan itu pula, Loekman sempat mengungkapkan soal adanya dualisme di tubuh KONI Lampung Tengah. Dimana menurutnya, pengurus KONI diminta untuk tidak melakukan tindakan diluar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga yang sudah ditetapkan organisasi.

“Saya belum terlalu jauh menyentuh itu (KONI). Karena kami sedang konsen membenahi birokrasi menuju pemerintahan di Lampung Tengah yang baik, dan dapat menjalankan roda pemerintahan sesuai perundang-undangan atau aturan lainnya yang berlaku,” tandasnya.(Red)

Short URL: http://detiknusantara.com/?p=43181

Posted by on Sep 9 2019. Filed under Kriminal, News, Otomotif, Pendidikan, Tekno. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

*

iklan 1

header

Recently Commented