|

Jalan Lapisan Penetrasi (LAPEN) Kampung Sidorejo Terkesan Asal Jadi

IMG-20190907-WA0008Lampung Tengah – Jalan sebagai jalur lalu lintas warga di setiap kampung selayaknya di aspal agar peningkatan ekonomi warga bisa meningkat bila jalannya baik dan bagus sehingga saat petani mengeluarkan hasil panennya lebih di mudah.

Namun hal ini berbeda yang terjadi di kampung Sidorejo kecamatan Bangunrejo, pasalnya jalan lapisan penetrasi (Lapen) yang di bangun dari alokasi dana kampung pada tahun anggaran 2019 terlihat asal-asalan dan terkesan asal jadi

Bagai mana tidak, jalan lapen yang benilai Rp. 295.680 juta dan sepanjang 3×980 meter di duga matrial tidak sesuai spek sehingga setelah jalan selesai di bangun, batu onderlag masih bisa terlihat secara kasat mata di jalan tersebut

Salah satu warga kampung Sidorejo sebut saja Puji mengungkapkan pada detiknusantara.com Selasa (27/8) yang lalu, bahwa kwalitas jalan lapen di kampungnya itu tidak bagus

Matrialnya tidak mencukupi dan lagi, rumput dan tanah di atas onderlag tidak di bersihkan seharusnya sebelum di aspal, rumput dan tanah di beraihkan dulu agar aspal bisa lengket di onderlag. “ucapnya bertiori

Sampean sebagai wartawan mohon sampaikan ini sama bapak Loekman sebagai bupati Lampung Tengah dan ke dinas PMK agar kwalitas jalan kampung di kabupaten Lampung Tengah baik.

Masih menurut Puji, “Jalan ini di kerjakan oleh pemborong dari luar kecamatan walau orangnya sudah menikah di kampung kami tapi setau saya dia pemborong itu aslinya dari Haduyang Ratu, “ungkapnya

Setau saya proyek dana desa harus di kerjakan oleh warga kampung setempat dan bukan di kerjakan oleh orang luar.”cetusnya (tim)

Short URL: http://detiknusantara.com/?p=43155

Posted by on Sep 7 2019. Filed under Kriminal, News, Otomotif, Pendidikan, Tekno. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

*

iklan 1

header

Recently Commented