|

4 Orang tewas dalam musibah Tubing river di Tampir Wetan Magelang

Korban

Magelang – Dunia Pariwisata Indonesia berduka, tepatnya tgl 13 Maret 2019 pukul 14.00 telah terjadi musibah banjir bandang yang melanda sungai hanggono, Tampir wetan, Candimulyo, Magelang, Jawa Tengah dan menelan 4 orang korban meninggal, masing masing :

1. Yully (42 th) warga Apt. Palm Mansion Twr L-1107, Kalideres, Jakarta Barat.
2. Tantri Arieswaty (51 th) warga Jln. Janur Asri 1X Qk 18/20, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
3. Cicilia Mantjoeng (48 th) warga Jln. Manggarai selatan 1/7, Tebet, Jakarta Selatan.
4. Datin Hamzah (66 th) Warga negara Malaysia.
Dan beberapa orang mengalami luka luka termasuk para pemandu yang memberikan pertolongan.

Musibah berawal ketika pengunjung Little Ubud Tubing yang berjumlah 14 orang melakukan kegiatan menyusuri sungai Hanggono dengan dipandu para pemandu setempat.

Ketika perjalanan memasuki rest area yang merupakan bendungan dimana para pengunjung diberi kesempatan untuk istirahat dan melakukan foto di bawah arus deras bendungan tiba tiba banjir bandang datang dari arah timur (atas) dengan begitu cepat, walau pemandu sudah berusaha memberi peringatan dengan berteriak rupanya air bah tersebut lebih cepat bergerak menyapu siapapun yang ada di depannya, termasuk 4 korban meninggal yang ditemukan dalam jarak 3 km dari lokasi tubing.

Kepala Desa Tampir wetan H. Mudjiono yang didampingi Sekretaris Desa Sri Hardono ditemui di kantornya mengatakan musibah ini merupakan keprihatinan kami semua warga Tampir Wetan khususnya,

saat terjadi musibah pemandu langsung menghubungi rekan rekan rafting Tampir kulon dan bersama tim SAR setempat mereka menghadang banjir bandang di sekitar putaran sungai Elo dan ditemukanlah 4 korban dalam keadaan meninggal.

Lebih lanjut dikatakan Little Ubud Tubing merupakan destinasi Wisata Sungai dibawah naungan BUMDes dan dikelola oleh warga setempat. Dengan musibah ini untuk sementara kami akan menghentikan dulu aktifitas tubing, mengingat para pemandu yang juga masyarakat sekitar memerlukan waktu untuk menghilangkan trauma atas musibah ini. pungkasnya (Jenar)

Short URL: http://detiknusantara.com/?p=40674

Posted by on Mar 14 2019. Filed under News, Pendidikan, Tekno. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

*

iklan 1

header

Recently Commented