|

Diduga Stress Soal Keluarga Memilih Gantung Diri

 

Bogor – Diduga stres karena ada masalah keluarga, pria ini akhiri hidupnya dengan cara gantung diri di rumahnya di Desa Tamansari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Jasad Entong ,28, knek angkot ini pertama kali ditemukan Suher 24, kakak ipar korban dan Deri 23, tetangga korban.

Suher, mengetahui kejadian setelah diminta oleh ibu mertuanya Ny Yati (53), ibu korban yang saat itu tidak di rumah untuk melihat Entong yang tidur di rumah.

“Ibu korban minta dicek. Karena lampu masih menyala saat siang, lalu pintu diketok namun tidak ada jawaban. Ia lalu memanggil Deri untuk masuk ke rumahnya dengan cara memanjat lewat dinding,”kata AKP Ita, Kasubag Humas Polres Bogor Senin (19/11/2018).

Suher bersa Deri yang masuk ke rumah melalui jendela, melihat ke kamar. Mereka kaget, karena korban terlihat gantung diri dengan menggunakan tali tambang warna biru di kayu balok plafon.

“Teriak tolong dan warga datang. Yang turunin korban dari ikatan tali yakni H Madlias, ketua pemuda, H Sayuti, Ketua RT dan Madromi,”paparnya.

Dari keterangan keluarga, korban mengalami gangguan jiwa ( stres) dan diduga ada masalah keluarga karena pada saat kejadian istrinya ada di rumah orangtuanya .

Atas kejadian ini keluarga korban menganggap musibah dan takdir. Mereka keberatan apabila dilakukan otopsi .

Barang bukti yang diamankan polisi yakni, tali tambang warna biru dan tangga bambu.
Hasil pemeriksaan, dileher luka lecet bekas tali tambang. Lidah keluar dan telinga keluar darah serta pada kemaluan ditemukan air mani. (Poskota)

Short URL: http://detiknusantara.com/?p=38218

Posted by on Nov 19 2018. Filed under Kriminal, News, Pendidikan, Tekno. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

*

iklan 1

header

Recently Commented