|

Loekman Jadikan Lamteng Lumbung Beras

 

Lamteng – Lampung Tengah menjadi kota Pangan yang baik dan pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman. Untuk itu, semua pihak diajak untuk tidak ketergantungan pada satu jenis pangan “beras”. Sebab, bisa memanfaatkan pangan lain untuk konsumsi sehari-hari.

Hal ini disampaikan wakil Bupati lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto saat membuka kegiatan lomba cipta menu di gedung sesat agung Nuwo balak Rabu (12/9).

Lebih lanjut wakil bupati juga menyerukan, agar semua kegiatan pemerintahan di Kabupaten lqmpung tengah bisa menyuguhkan makanan berbahan pangan lokal. Ia juga meminta agar OPD terkait bisa memfasilitasi kelompok wanita tani (KWT) yang sudah terlatih, agar bisa dikerjasamakan dengan dunia usaha, sehingga produk mereka bisa dipasarkan dengan baik. “Saya minta semua kegiatan pemerintahan menyuguhkan makanan berbahan pangan lokal. Termasuk di desa, kalau ada kegiatan harus memanfaatkan makanan lokal produksi KWT setempat.

Terkait dengan kegiatan ini,loekman meminta KWT bisa terus eksis dan terus berkreasi menciptakan makanan berbasis pangan lokal. Menurutnya, pelatihan tidak akan ada gunanya kalau hanya digunakan untuk lomba saja. “Saya minta KWT bisa terus berkreasi. Jangan eksis kalau ada lomba saja. Yang terpenting adalah keberlanjutan dalam menciptakan makanan berbahan pangan lokal”pintanya.

Sementara itu Kepala ketahan angan Jumali mengatakan, tujuan dilaksanakan lomba cipta menu berbasis pangan lokal adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat akan pentingnya konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman, serta mendorong dan meningkatkan kreatifitas masyarakat dalam mengembangkan atau menciptakan menu berbasis sumber daya lokal. Selain itu, smbung dia, kegiatan ini juga untuk mendorong bahan pangan lokal non beras, seperti umbi-umbian untuk bisa dimanfaatkan sebagai bahan utama kue tradisional, sehingga berdampak pada penurunan konsumsi beras.

Dijelaskan juga, konsep lomba cipta menu ,menggunakan bahan dasar non beras, seperti buah labu, ketela, kentang, singkong, jagung dan jenis pangan lokal lainnya, yang nantinya akan diolah menjadi aneka jajanan kering dan basah. Adapun jumlah peserta, dari 28 kecamtan hanya tiga kecamtan yang tidak hadir,nantinya pemenang akan wakili lamteng, di propinsi lomba antar propinsi.(Red)

Short URL: http://detiknusantara.com/?p=36493

Posted by on Sep 12 2018. Filed under News, Otomotif, Pendidikan. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

*

iklan 1

header

Recently Commented