|

Jadikan Dana Desa Sebagai Stimulus Peningkatan Perekonomian

Bali – Pemerintah desa harus kreatif gunakan dana desa sebagai stimulus untuk meningkatkan perekonomian desa.

“Jika infrastruktur desa sudah baik, gunakan untuk pemberdayaan masyarakat desa. Kreatiflah gunakan dana desa, ” pesan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo, saat kunjungan kerja (kunker) di Desa Singakerta, Ubud, Gianyar, Bali, Jumat (6/7/2018).

Mendes menilai pembangunan infrastruktur desa di Gianyar sudah sangat baik, sehingga sebaiknya dana desa bisa jadi stimulus, guna meningkatkan perekonomian desa melalui BUMDes.

Dikatakannya, dana desa di Gianyar untuk tahap satu dan dua sudah dicairkan dan dibagikan ke seluruh desa. Hal ini, agar bisa menjadi contoh bagi kabupaten lain.

“Arahkan, dana desa untuk pertumbuhan ekonomi. Misalnya dengan membuat desa-desa wisata agar bisa meningkatkan pendapatan daerah, ” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Mendes Eko Putro Sandjojo menngingatkan Bupati Gianyar untuk memperhatikan masalah Stunting (anak bertubuh pendek/cebol) , kemiskinan dan juga limbah/sampah plastik.

Dijelaskannya, stunting bisa mengganggu pertumbuhan ekonomi. Bahkan, stunting bisa sampai menimbulkan gejolak sosial.

“Untuk solusinya, dana desa bisa diginakan, untuk menangani masalah stunting. Kalau dalam satu kabupaten masyarakatnaya cerdas-cerdas, maka secara ekonomis bisa cepat ditingkatkan,” tuturnya.

Sementara itu, terkait masalah sampah, Bali juga mempunyai persoalan yang parah dengan sampah. “Terutama sampah plastik,” ucapnya.

Untuk itu, Mendes PDTT menyarankan, agar dana desa juga dipakai untuk biaya pengolahan sampah. Bentuk Bank Sampah, untuk menampung sampai, dan mengumpulkannya, agar bisa diolah lagi.

Mengolah sampah, lanjutnya, tidak akan memakan biaya besar, malah bisa menghasilkan uang. Contohnya sampah organik diolah jadi pupuk organik yang bisa memberikan nilai tambah, jika sudah mendapat sertifikat organik. (Poskota)

Short URL: http://detiknusantara.com/?p=34996

Posted by on Jul 7 2018. Filed under Ekonomi, News, Pendidikan. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

*

iklan 1

header

Recently Commented