|

10 Wakil PA 212 Temui Pimpinan Bareskrim Polri Sampaikan Tuntutan

Jakarta  – Sepuluh orang perwakilan massa Persaudaraan Alumni (PA) 212 diterima pihak Bareskrim Polri. Delegasi tersebut akan menyampaikan tuntutan Aksi 67. Juru bicara PA 212 Novel Bamukmin dan Nurdianti Akma termasuk menjadi wakil yang terlihat masuk ke kantor Bareskrim Polri.

Mereka menuntut agar polisi membatalkan SP3 perkara Sukmawati Soekarnoputri dan meminta polisi melanjutkan perkara yang melibatkan Victor Laiskodat, penangkapan Ade Armando dan mantan Gubernur Kalimantan Barat Cornelis.

Nurdiati Akma dalam orasinya menilai puisi yang dibacakan Sukmawati sebagai bentuk pelecehan terhadap Islam. Bahkan ia menilai yang dilakukan putri Proklamator berjudul Ibu Indonesia itu lebih parah dari Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sehingga pantas bila dihukum lebih berat.

“Ini lebih parah dari Ahok. Jadi kalau Ahok dihukum berapa tahun, maka ini harus dihukum sepuluh kali lipat,” tegas politisi senior Partai Amanat Nasional (PAN) itu, Jumat (6/7/2018).

Rencananya usai menyampaikan aksi di Bareskrim, massa 67 akan bergerak ke Kementerian Dalam Negeri di Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat.  Di Kemendagri mereka akan menyampaikan aspirasi untuk menolak pengangkatan M. Iriawan sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat oleh Mendagri Tjahjo Kumolo. (Poskota)

Short URL: http://detiknusantara.com/?p=34981

Posted by on Jul 6 2018. Filed under Tak Berkategori. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

*

iklan 1

header

Recently Commented