|

Guyuran Hujan Merendam Puluhan Hektar Sawah Di Lamteng Akibatkan Hasil Panen Menurun

ghjDETIKNUSANTARA.COM, Lampung Tengah_ Setelah diguyur hujan semalaman,puluhan hektar sawah siap panen terendam banjir.Akibat nya kualitas padi pun menurun karena sebagian masih belum menguning seratus persen.Hal ini mengakibatkan hasil panen menurun karena padi harus dipanen lebih awal.Musibah banjir merendam padi siap panen ini terjadi dipersawahan beberapa kampung yang ada dikecamatan Pubian dan Padangratu Kabupaten Lampung Tengah.

Seperti Kampung Sangunratu,Kampung Gunung Haji,Kampung Gunungraya bahkan sampai Kampung Haduyangratu yang adavdi Kecamatan Padangratu.Hujan yang terjadi Rabu malam 03 April 2018 tersebut sangat membuat petani khawatir karena Sebagian petani memang berharap dari hasil padi yang ditanam nya untuk kebutuhan hidup selama ini.

Akibat semalaman hujan yang mengguyur wilayah tersebut mengakibatkan sungai Ketayan dan Sungai Sungkai meluap ke areal persawahan.Hal ini diakibatkan bukan hanya derasnya guyuran hujan yang deras yang mengguyur semalaman,namun karna sungai yang ada yang melintasi lokasi persawahan makin menyempit,sehingga butuh penanganan atau pengerukan sedimentasi atau Normalisasi sungai tersebut.Seperti yang disampaikan oleh salah seorang anggota kelompok Tani Misbachul Munir bahwa kelompok nya sering mengajukan ada nya pengerukan sedimentasi atau Normalisasi sungai Ketayan dan Sungkai yang mengalir dari Kampung Sangunratu,Gununghaji,Gunungraya sampai ke Haduyangratu dan akhir nya sampai ke Sungai Way Seputih.

Ia berharap Dias terkait dapat melakukan Normalisasi Dua Sungai yang melintasi lahan persawahan yang ada dikampung-Kampung tersebut.Dengan adanya Normalisasi bukan cuma dapat menghindarkan banjir yang menggenang ke persawahan,namun ketika musim tanam gadu akan dapat menampung air yang dapat digunakan mengairi areal persawahan,demikian ungkap Munir sapaan akrab nya.(Anwar).

Short URL: http://detiknusantara.com/?p=33880

Posted by on Apr 11 2018. Filed under Entertainment, News. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

*

iklan 1

header

Recently Commented