|

DPP Pospera Tunjukan Sikap Dalam Perhelatan Pilgub Lampung 2018 Mendatang

WhatsApp Image 2018-03-10 at 21.39.12Bandar Lampung_ DPD Pospera Lampung mulai menunjukan sikap dalam perhelatan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Lampung 2018, dengan membidik dua nama pasangan calon (paslon). Hal ini terungkap dari hasil rapat kordinasi dan konsolidasi pengurus Pospera se-Provinsi Lampung, yang diadakan di Kantor DPD Pospera Lampung, di Jalan Soekarno – Hatta (depan RS Imanuel) Bandar Lampung, Minggu (10/3).

Diketahui, dari 4 pasang calon (paslon) yang mengikuti Pilgub Lampung pada 27 Juni 2018 mendatang, Pospera Lampung mulai mengkerucut ke dua nama paslon. Pospera menilai, dua nama paslon itulah yang memiliki kans untuk menang dan memiliki kinerja pemerintahan serta program kerja yang telah membawa manfaat untuk masyarakat Lampung, pada khususnya.

Ketua DPD Pospera Lampung Marsat Jaya mengatakan, pihaknya mulai mengkerucutkan nama paslon dan dalam waktu dekat akan segera menentukan sikap dukungan politik kepada salah satu paslon tersebut.

“Saat ini kami sedang mengkaji dan mendalami lebih lanjut atas kedua paslon tersebut, memilah dan memilih serta menilai paslon yang membawa perubahan bagi Provinsi Lampung dan dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat Lampung melalui kinerja dan program kerja dari masing-masing paslon tersebut,” ujar Marsat, usai rapat.

Selanjutnya, untuk memutuskan dukungan politik kepada salah satu paslon, DPD Pospera Lampung masih terus menggodok nama paslon melalui Tim Khusus yang dibentuk internal Pospera, yang terdiri dari unsur DPD dan DPC dari masing-masing kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

“Tunggu saja hasil akhirnya, kita tidak mau salah dalam memilih pemimpin, karena ini akan menentukan nasib Lampung dan rakyat Lampung lima tahun ke depan,” tegas mantan aktivis Forum Kota (Forkot) ini.

Tak hanya membahas soal pilgub, Rakor Pospera Lampung juga membahas beberapa program kerja ke depan sesuai hasil Rakernas Pospera di Medan, beberapa waktu lalu.

Diantaranya, terbentuknya LBH Pospera, Pospera Tunarungu, Umi Pospera. Di Lampung sendiri sudah terbentuk LBH Pospera yang mengadvokasi persoalan kerakyatan yang secara finansial tidak mampu. LBH Pospera Lampung diketuai oleh Nurul Hidayah, SH dan Berna Welly, SH selaku sekretaris.

Sedangkan Umi Pospera yang menjadi program kerja daerah, khususnya di Kabupaten Tulangbawang Barat, sudah terbentuk.

“Program ini (Umi Pospera) akan kita usulkan ke pusat supaya menjadi program Pospera Lampung,” ujarnya.

Lebih lanjut Marsat mengatakan, kepengurusan Pospera saat ini sudah ada di 15 kabupaten/kota se-Lampung, dan sudah ada beberapa kabupaten yang memiliki kepengurusan hingga kecamatan dan desa.

“Hal ini menjadi apresiasi kita bahwa semangat Pospera dengan membawa Nawacita dan program kerakyatannya menyentuh masyarakat hingga pelosok daerah,” kata dia.

Untuk itu, pihaknya akan terus berkonsolidasi dengan para pengurus Pospera di kabupaten/kota se-Lampung agar tetap berada di tengah-tengah rakyat, terutama dalam menghadapi hajat demokrasi,baik itu Pilkada, Pileg dan Pilpres.(Red).

Short URL: http://detiknusantara.com/?p=33139

Posted by on Mar 10 2018. Filed under Health, News. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

*

iklan 1

header

Recently Commented