|

Mendagri bantah instruksikan Kesbangpol hitung suara di Pilkada

Jakarta – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo membantah telah menginstruksikan jajaran Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) melakukan rekapitulasi suara di Pilkada. Pernyataan ini menyikapi kritikan dari Wakil ketua Komisi II Ahmad Riza Patria yang menyebut anggota Kesbangpol terlibat melakukan perhitungan suara.

“Itu pak tidak ada instruksi pengalaman 2015, 2016,” kata Tjahjo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (11/1).

Jika pelanggaran yang dilakukan anggota Kesbangpol, kata Tjahjo, hal itu hanya dilakukan oleh oknum.

“Kesbangpol memang tidak ada instruksi tugas kewahiban dari saya untuk menghitung. Kasuistik, kalau di menyontek dari KPU atau Bawaslu sah-sah saja,” tegasnya.

Fraksi Partai Gerindra menyindir Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian terkait keterlibatan institusi dan anggota mereka dalam proses rekapitulasi suara di Pemilu. Kritik itu disampaikan dalam rapat gabungan DPR dengan pemerintah membahas persiapan Pilkada 2018.

Anggota Fraksi Partai Gerindra Ahmad Riza Patria mengatakan pihaknya mendapatkan temuan soal keterlibatan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dalam rekapitulasi suara.

“Selama ini Kesbangpol masih ikut menghitung suara hasil pilkada. Seperti zaman orde baru,” kata Riza. [Merdeka]

Short URL: http://detiknusantara.com/?p=31490

Posted by on Jan 11 2018. Filed under Ekonomi, News, Pendidikan, Politik, Tekno. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

*

iklan 1

header

Recently Commented