|

Bupati Lampung Tengah DR. Ir. Mustafa melaksanakan zikir dan doa bersama

Lampung Tengah – Mengakhiri penghujung tahun 2017, Bupati Lampung Tengah DR. Ir. Mustafa melaksanakan zikir dan doa bersama sebagai bentuk ungkapan syukur atas karunia yang telah diberikan Allah SWT selama di tahun 2017.

Doa bersama dilakukan bupati ronda ini bersamaan dengan acara haul Abdul Qodir Jailani di Kampung Purwosari Kecamatan Padangratu belum lama ini. Acara dihadiri puluhan ribu umat nahdiyin di pondok pesantren Rhaudatul Solihin kecamatan setempat

Mustafa mengatakan waktu pergantian tahun baru, gunakan waktu malam tahun baru dengan berdoa bersama warga untuk lebih bersyukur lagi kepada Tuhan yang telah memberikan kesehatan, dan rezeki sepanjang 2017 lalu.

“Zikir dan doa bersama merupakan refleksi dan wujud kesyukuran atas segala nikmat yang diberikan Allah SWT sepanjang tahun 2017. Kita awali tahun baru ini dengan memanjatkan doa, Insya Allah keberkahan akan selalu berlimpah untuk kita semua,” ungkapnya.

Menurutnya tahun baru juga menjadi momentum sebagai bahan evaluasi pemerintah kabupaten Lampung Tengah untuk lebih baik lagi. Ia juga mengajak seluruh elemen di Lampung Tengah untuk menjadikan tahun baru sebagai ajang intropeksi dan evaluasi diri agar bersama membangun negeri lebih baik lagi.

“Diawal tahun yang baru, mari bangun semangat dengan melepaskan diri dari kegagalan dan menjadikan kegagalan sebagai pelajaran hidup untuk menyongsong kedepan lebih baik dari tahun sebelumnya. Yang positif kita pertahankan, sementara yang kurang sempurna kita sempurnakan, tentu harus ada inovasi-inovasi baru,” ujarnya.

Sementara itu, Lurah pondok pesantren Rhaudatul Solihin, Ponidi menerangkan, haul syeikh Abdul Qodir Jaelani merupakan agenda tahunan sebagai bentuk peringatan wafatnya syeikh Abdul Qodir Jaelani.

Lewat acara haul ini, lanjut Ponidi, para jamaah bermunajat mendekatkan diri kepada Allah dengan dzikir dan sholawat. Dengan khusuk pula, mereka mendengarkan khataman Raatibul Hadad dan manaqib syeikh Abdul Qodir Jaelani yang dibacakan pengurus pondok.

“Acara ini diikuti sekitar 16 ribu jemaah dari berbagai wilayah, tak hanya dari Lampung tetapi ada juga yang dari lintas jawa tengah-jawa barat. Ada juga yang dari Palembang, Riau, Jambi, bahkan Padang. Ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi para umat muslim,” ujarnya.

Dia menambahkan Syekh Abdul Qodir Jailani adalah tokoh kharismatik yang selalu menjadi kenangan kaum muslimin. Hampir setiap hari kaum muslimin memanjatkan doa kepada Allah dengan berwasilah atau bertawassul dengan Syekh Abdul Qadir Jailani.

“Berwasilah atau bertawasul, merupakan upaya memanjatkan doa kepada Allah melalui seseorang yang diyakini mempunyai kedekatan dengan Allah SWT, seperti Rasulullah SAW, beberapa sahabat yang terpilih, juga para ulama besar dan waliyullah seperti Syekh Abdul Qadir Jailani,” jelasnya.

Lanjut Ronda, Mustafa Pantau Keamanan di Padangratu

Usai menghadiri haul Syekh Abdul Qadir Jailani, Mustafa melanjutkan kegiatan dengan ronda untuk memantau keamanan di Kecamatan Padangratu. Beberapa pos ronda disambangi bupati ronda untuk mengabsen para petugas ronda.

Pada kesempatan itu, Mustafa meminta kepada seluruh masyarakat Lamteng, khususnya di Padangratu untuk tetap waspada dan terus aktif melakukan ronda di kampungnya masing-masing.

“Warga harus tetap waspada, karena pelaku tindak kejahatan beraksi tidak mengenal waktu, asal ada kesempatan disitu mereka pasti bergerak. Nah disini peran masyarakat sangat dibutuhkan untuk memutuskan kesempatan pelaku kejahatan, caranya melalui ronda,” himbaunya.(ADV)

Short URL: http://detiknusantara.com/?p=31228

Posted by on Jan 1 2018. Filed under Tak Berkategori. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

*

iklan 1

header

Recently Commented