|

Pertarungan di Partai Golkar Dinilai Belum Selesai

Jakarta – ‎Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanudin Muhtadi, menilai, pertarungan di internal Partai Golkar belum selesai.

Menurutnya, meski Airlangga Hartarto telah ditetapkan menjadi Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar dalam rapat pleno Dewan Pimpinan Pusat (DPP) pada Rabu (13/12) lalu, tidak otomatis dirinya akan terpilih menjadi Ketum pada Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang rencananya akan digelar pada tanggal 19-20 Desember mendatang.

“Buat saya, kondisinya masih koma, belum titik. Situasi pada Munaslub bisa saja berkembang yang berbeda dengan rapat pleno,” kata Burhan dalam diskusi bertema “Menakar Kepemimpinan Airlangga Hartarto untuk Kebangkitan Partai Golkar” di Jakarta, Sabtu (16/12).

Burhan menjelaskan, masih banyak kader Golkar yang mempertanyakan dan menggugat penetapan lewat rapat pleno tersebut. Penetapan tersebut dianggap tidak sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai. Selain itu, masih ada kader yang ingin bertarung di Munaslub. “Kita akan lihat apakah penetapan di rapat pleno bisa lolos di Munaslub,” tegas Burhan.

Menurutnya, upaya untuk membangkitkan kembali Golkar dari keterpurukan saat ini sangat tidak mudah. Pasalnya, kata Burhan, terlalu banyak faksi di internal Golkar. Upaya menyatukan faksi-faksi tersebut cukup alot karena punya kepentingan masing-masing.

“Figur Airlangga tidak menjanjikan banyak. ‎Selama ini, tidak ada satu terobosan besar yang dilakukan selama menjadi kader. Paling nanti kalau menjadi Ketua Umum, ya hal-hal biasa saja yang dilakukan. Maka tidak membantu banyak buat Golkar,” tutup Burhan.(Beritasatu)

Short URL: http://detiknusantara.com/?p=30809

Posted by on Des 17 2017. Filed under Tak Berkategori. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

*

iklan 1

header

Recently Commented