|

DPR Ingin Segera Ada Perbaikan Setelah Bencana

Jakarta – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Komisi V menyoroti upaya pemerintah melakukan perbaikan infrastruktur pascabencana di Pacitan, Jawa Timur.

Jebolnya tanggul yang menyebabkan rusaknya sejumlah infrastruktur di Pacitan, memaksa warga setempat mengungsi. Curah hujan yang tinggi dengan intensitas lama juga mengakibatkan terjadinya banjir di sebagian wilayah Jawa Timur.

Ketua Tim Kunjungan Kerja Komisi V DPR Anton Sukartono Suratto mengatakan, perlu segera ada perbaikan dari banjir yang merendam badan jalan, sehingga jalur utama jalan lintas selatan terputus.

“Dengan terputusnya jalur utama ini menyebabkan terjadinya kemacetan arus lalu lintas dan pasokan bahan makanan ke wilayah yang tergenang banjir menjadi terhambat. Hal tersebut membuat banyak warga korban banjir dan tanah longsor yang mengeluhkan belum meratanya bantuan makanan,” kata Anton Sukartono, Rabu (6/12/2017).

Menurutnya, meski telah banyak terjadi kerusakan pada jalan dan rumah-rumah warga, serta adanya beberapa titik tanggul yang jebol, namun belum ada penanganan secara permanen.

“Oleh karena itu, komisi V DPR juga ingin mengetahui berbagai upaya yang telah dilakukan terhadap sejumlah infrastruktur yang rusak serta kebutuhan anggaran untuk rencana perbaikan ke depan secara permanen. Kami juga ingin menginventarisir permasalahan-permasalahan yang mungkin masih terjadi terkait infrastruktur di Kabupaten Pacitan,” ungkapnya.

Begitupun dengan Anggota Komisi V DPR Gatot Sudjito yang prihatin terhadap Peristiwa musibah banjir dan tanah longsor di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur yang telah menyebabkan adanya korban meninggal dunia, melahirkan rasa prihatin yang sangat mendalam bagi

“Negara harus hadir di tengah-tengah masyarakat. Apalagi dengan adanya kejadian bencana yang luar biasa dan banyak menelan korban jiwa,” ungkapnya saat dihubungi.

Gatot juga menekankan tentang pentingnya recovery pasca bencana di Pacitan. Kerusakan sekolah-sekolah baik yang bersifat fisik maupun non fisik, jalan, tanggul, pendangkalan sungai, semua itu harus dinormalisasi kembali.

“Perhatian pemerintah dapat mendorong adanya percepatan pembangunan infrastruktur, dengan demikian kemakmuran masyarakat dapat diwujudkan. Pelaksanaan normalisasi pembangunan Pacitan harus segera dilaksanakan, agar kehidupan masyarakat kembali normal dan tidak terkerat masalah perekonomian,” ungkapnya.(Sindo)

Short URL: http://detiknusantara.com/?p=30467

Posted by on Des 6 2017. Filed under Ekonomi, News, Pendidikan, Politik, Tekno. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

*

iklan 1

header

Recently Commented