|

Aniaya Tukang Cukur, Anggota Polisi Ini Bakal Dikerangkeng

Lampung – Oknum anggota Satuan Narkoba Polres Tulangbawang, Lampung, Brigpol ER, yang diduga menganiaya tukang cukur, terancam sanksi ditempatkan ditempat khusus selama 28 hari dan tidak diperbolehkan lagi menggunakan senjata api.

“Dari kronologinya, oknum tersebut terbukti telah mengkonsumsi narkoba dan menggunakan senjata api tidak dengan semestinya, itu merupakan pelanggaran berat yang tercantum dalam PP 2 2003 Pasal 9 huruf g, sanksinya ditempatkan di tempat khusus selama 21 hari, dan Pasal 10, karena pelanggaran berat ditambah selama 7 hari,”kata Kepala Bidang Propam Polda Lampung, Kombes Pol. Hendra Supriyatna, saat di Markas Polda Lampung, Rabu (6/12/2017).

Untuk itu, lanjut Hendra Supriyatna, biasanya anggota yang telah melakukan pelanggaran berat, akan dikenai sanksi ditempatkan di tempat khusus selama 28 hari dan oknum itu tidak diperbolehkan lagi menggunakan senjata api, karena dianggap bisa membahayakan baik dirinya sendiri dan orang lain. “Meski demikian, hal tersebut harus melalui sidang disiplin,”ujarnya.

Untuk sidang disiplinnya, tambah Hendra Supriyatna, akan secepatnya digelar. Saat ini, petugas masih menyusun berkasnya dan senjata api yang digunakan oleh oknum itu telah diamankan untuk dijadikan salah satu barang bukti.

“Kita minta saran hukum lebih dulu, kemudian akan kita gelar kasusnya bersama ankum atau atasanya (Kapolres Tulangbawang). Oknum tersebut, tidak boleh menggunakan penasehat hukum dari luar institusi Polri, karena ini menyangkut sidang internal, meski demikian oknum tersebut tetap akan dapat pendampingan penasehat hukum, bisa dari Bidang Hukum Polda Lampung,”ungkapnya.(Poskota)

Short URL: http://detiknusantara.com/?p=30472

Posted by on Des 6 2017. Filed under Ekonomi, News, Pendidikan, Tekno. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

*

iklan 1

header

Recently Commented