|

Dinas Perdagangan Lamteng berharap setiap kampung mengembangkan potensi usaha

Lampung Tengah – Untuk menjadikan Kampung Etreprenaur Creative (KECe) lebih maksimal, Dinas Perdagangan Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) menyarankan agar setiap kampung, untuk melihat potensi usaha di masing–masing kampungnya.

Demikian disampaikan Sekertaris Dinas Perdagangan Lamteng Ismanto, saat dijumpai media diruang kerjanya, kemarin. Ia berharap setiap kampung mampu mengembangkan potensi usaha, baik di bidang home industeri maupun pertaniannya.

“Mendifersifikasikan pangan ataupun pertanianan yang ada sangat perlu. Sehingga masyarakat tidak terpaku terhadap satu jenis olahan maupun satu jenis tanaman. Sehingga, untuk mensukseskan kampung KECe ini, kita upayakan setiap kampung itu melihat potensi usaha di kampung masing-masing. Jadi kita lihat dulu potensi apa yang ada dikampung itu, kemudian kita berikan masukan dan saran serta pembinaan,” terangnya.

Ismanto mengatakan, peluang usaha juga harus melihat potensi pasar, sehingga produk yang dihasilkan mampu diterima pasar dengan baik. Dengan demikian pelaku usaha tidak akan merugi. Dan resiko terjadinya inflasi terhadap produk yang dihasilkan akan lebih kecil.

Lanjutnya, seperti hanya singkong berdampak inflasi. Akibat banyaknya masyarakat atau petani Lamteng yang menanam singkong hingga harganya anjlok hanya Rp 300 rupiah.

Lebih dalam dikatakannya, dengan kondisi ini masyarakat harus melakukan difersifikasi pangan, yang kemudian singkong diolah menjadi beras tiwul. Seperti yang kita ketahui bersama, singkong yang diolah menjadi beras tiwul telah diresmikan Bupati Mustafa. Dan pengolahan produknya pun sudah di kerjasamakan dengan perusahan indomarko di Metro, yang kini pemasarannya sudah diterima oleh pasar-pasar di sejumlah mini market di Lampung.

“Nah contoh kecil seperti ini yang harus di pahami masyarakat. Untuk mensukseskan program KECe di Lamteng, setiap peluang usaha harus di imbangi dengan pemasaran produk yang dijual,” terangnya.

Ia menambahkan, dalam program KECe sendiri, Dinas Perdagangan memiliki tangung jawab ikut memasarkan produk KECe bersama Dinas Perindustraian. Dilain sisi kita juga terus melakukan pendataan disetiap kampung untuk memaksimalkan program kampung kece Bupati Mustafa.

Sementara itu, kaitannya dengan pemasaran produk kece di Lamteng, seperti produk olahan home industrai. Dinas Perdagangan bersama Dinas Perindustrian yang punya kaitan erat dalam mempromosikan produk kece tersebut, terus berupaya melakukan berbagai promosi seperti yang saat ini di lakukan pamaran produk KECe di MBK dalam acara HIPMI Ekspo 2017.

“Kemudian nanti di acara Lampung Ekspo, tepatnya di pertengahan Desember 2017. Kita juga akan perkenalkan produk –produk KECe dari Lamteng. Langkah-langkah seperti ini kita ambil untuk menyebarluaskan promosi produk KECe kemasyarakat luar. Sehingga harapan kami produk KECe Lamteng akan semakin di terima pasaran,” pungkansnya. (Rendra)

Short URL: http://detiknusantara.com/?p=30013

Posted by on Nov 22 2017. Filed under Ekonomi, Health, News, Pendidikan, Tekno. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

*

iklan 1

header

Recently Commented