|

Panglima TNI yang Baru Harus Memastikan TNI Tidak Berpolitik

Jakarta – Belakangan ini desakan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera melakukan pergantian Panglima TNI terus mengemuka. Politisi PPP yang juga anggota Komisi I DPR, Muhammad Arwani Thomafi mengatakan, panglima TNI yang baru nanti harus benar-benar bisa memastikan bahwa seluruh prajurit TNI tidak teribat politik praktis.

“Panglima TNI yang akan datang memiliki peran yang strategis terkait dengan sejumlah agenda politik 2018 dengan pilkada serentak dan pemilu serentak di 2019. Jadi, harus dipasukan bahwa TNI tidak berpolitik praktis, imparsial, dan teguh mengawal kedaulatan NKRI. Ini harus menjadi agenda penting di bawah komando Panglima TNI yang baru,” ujarnya di Jakarta, Selasa (14/11).

Selain itu, ujar Arwani, agenda modernisasi kekuatan TNI serta persoalan kesejahteraan TNI juga menjadi pekerjaan rumah yang senantiasa harus terus dikawal pimpinan TNI. Dia juga menegaskan, konstitusi memberikan mandat penuh kepada Presiden untuk mengusulkan pergantian panglima TNI.

“Kapan dan dari angkatan mana, biarlah pembahasan hal itu tidak menjadi ruang yang akan mengurangi hak prerogatif Presiden. TNI mempunyai tradisi pengkaderan yang sangat bagus dan teruji,” ujarnya.

Dikatakan pula, TNI mempunyai banyak stok prajurit yang tidak hanya profesional dan tangguh, tetapi juga sangat siap untuk mengisi estafet kepemimpinan. “Presiden tinggal memilih saja. Domain kami nanti soal setuju atau tidak,” tuturnya.(Beritasatu)

Short URL: http://detiknusantara.com/?p=29725

Posted by on Nov 14 2017. Filed under Ekonomi, News, Pendidikan, Politik, Tekno. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

*

iklan 1

header

Recently Commented