|

Rusuh, Menkumham: Karena Penghuni Dua Lapas Disatukan

Jakarta – Menkumham Yosanna H. Laoly menyebutkan kasus kerusuhan antar kelompok narapidana teroris (Napiter) dengan kelompok John Kei, Selasa (7/11) diduga karena disatukannya mereka dalam lembaga pemasyarakatan (Lapas) Permisan.

“Kebetulan, Lapas Pasir Putih yang dihuni Napiter dan Lapas Batu yang dihuni bandar narkoba tengah direnovasi. Mereka sementara dipindahkan ke Lapas Permisan. Disini terjadi gesekan dan pengeroyokan, ” kata Yasonna, di Kementerian Hukum dan HAM.

Yasonna menjelaskan kedua Lapas tersebut ditenovasi untuk dijadikan Lapas Super Maximum Security.

“Setelah kejadian itu, sebagian Napiter dipindahlan lagi ke Lapas Pasir Putih dan sebagian narapidana narkoba dipindah ke Lapas Baru yang ruangannya sudah selesai direnovasi. ”

Dia berharap renovasi secepatnya diselesaikan, agar semua penghuni kedua Lapas dikembalikan lagi ke Lapas Pasir Putih dan Lapas Batu. ”

Dengan demikian, Yasonna berharap pula bisa dapat mengawasi langsung kedua Lapas dari ruang kerja, dengam dipasangnya CCTV dan beroperasi selama 24 jam.

“Akhie tahun ini mudah-mudhan selesai. Saya akan datang untuk cek langsung, sebelum kedua Lapas ditempati. ”

Dalam kasus ini seorang narapidana dari salah satu keompok tewas dan puluhan lain luka-luka.(Poskota)

Short URL: http://detiknusantara.com/?p=29583

Posted by on Nov 10 2017. Filed under Ekonomi, News, Otomotif, Pendidikan, Tekno. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

*

iklan 1

header

Recently Commented