|

IDI Jatim akan panggil dokter TH soal dugaan selingkuh & ‘mobil goyang’

Surabaya – Leo melaporkan seorang dokter berinisial TH ke Ikatan Dokter Indonesia. Dia mengaku menggerebek dokter TH dan istrinya tengah berada dalam mobil yang bergoyang di halaman rumah sakit.

Ikatan Dokter Indonesia (ID) Jawa Timur, telah melakukan klarifikasi pada dokter TH. IDI juga telah memanggil Leo yang mengadukan perkara itu.

Pemanggilan klarifikasi tersebut dibenarkan Ketua Badan Hukum Pembinaan dan Pembelaan Anggota IDI Jatim Edi Suyanto saat dikonfirmasi merdeka.com.

Pihak IDI Jawa Timur melakukan data pengaduan terlebih dahulu. Dari situ, pihak pengadu diklarifikasi, apakah benar mengenai pengaduan terlampir yang ada di IDI.

Seperti foto, dan pesan singkat melalui WhatsApp antara istri Leo dan dokter TH yang sudah diprint dalam bentuk lembaran kertas.

“Hal itu diakui oleh yang bersangkutan (Leo). Yang mengirim semua foto dan WA itu (laporan). Kemudian, saya mengatakan, akan menindaklanjutinya,” kata Dr Edi Suyanto Rabu (8/11).

Dari laporan itu, dokter Edi Suyanto, akhirnya membuatkan surat secara resmi. Kemudian, pihak IDI Jawa Timur pun akan juga melakukan pemanggilan hal yang sama terhadap TH.

Pemanggilan terhadap dokter TH itu sendiri juga sama dengan Leo, untuk diklarifikasi terlebih dahulu. Nanti, dalam format pemanggilan itu sendiri mengenai laporan dari masyarakat.

“Itu nantinya juga dilakukan klarifikasi juga. Rencananya Jumat (10/11) pekan depan,” ujar dia.

Dalam klarifikasi itu nantinya akan dicocokkan data laporan ataupun cerita dari Leo yang mengadukan ke IDI. Apakah benar mengenai dokter TH itu melakukan seperti yang dilaporkan oleh Leo.

“Nantinya akan dilakukan analisa etika terlebih dahulu. Karena itu dilakukan untuk mengetahui, apakah memang ada pelanggaran kode etik dalam kedokteran atau tidak? atau ternyata permasalahan perselingkuhan,” ujarnya.

“Kalau nantinya ditemukan masalah perselingkuhan, itu artinya masalah moral, dan privasi. Maka dikembalikan pada masing-masing, bukan kewenangan dari pihak IDI,” kata dokter Edi Suyanto.

Secara terpisah Leo juga mengaku, bahwa dirinya tidak hanya mengadukan ke IDI Jawa Timur saja. Tapi, juga mengirim, melampirkan surat ke Universitas Airlangga.

Baru pada Selasa (7/11) kemarin diminta datang di Universitas Airlangga Fakultas Kedokteran Dewan Etika, untuk melakukan klarifikasi. “Saya lampirkan semua bukti foto, kronologis cerita, setelah itu bukti chatting pesan dari si dokter itu (dokter TH),” kata Leo.

Semua bukti itu sengaja dilaporkan dan dikirim, Leo mengaku ingin minta petunjuk, langkah seperti apa yang dilakukannya. Dia merasa jadi korban perselingkuhan istrinya dengan dokter TH.

Dugaan perselingkuhan atau perbuatan asusila itu berawal dari istri Leo yang menjadi pasien TH. Dari situ, istri Leo sering melakukan komunikasi dengan dokter TH yang praktik di salah satu rumah sakit kawasan Surabaya Timur.

Tidak hanya, komunikasi itu ternyata juga ada dalam bentuk isi pesan obrolan dengan kata-kata Hug and Kiss (peluk dan cium) dan keluar nama hotel Novotel dalam pesan yang dikirimkan TH ke istri Leo.

Pada 13 Oktober 2017, sekitar pukul 08.00 WIB, istri Leo keluar dari rumah, ternyata diduga menemui dokter TH. Hal itu terlihat ada sebuah mobil Land Cruiser yang terparkir di depan lobby rumah sakit, ternyata istri Leo memang menemui TH.

Leo menyaksikan mobil milik TH itu bergoyang, sehingga dihampirinya bersama petugas keamanan dan beberapa pengunjung rumah sakit. Di dalam mobil, dia mendapati istrinya sedang bersama TH.

Mengetahui itu, Leo kemudian mengadukan laporan ke IDI Jawa Timur juga ke Dewan Etika Kedokteran di Universitas Airlangga. [Merdeka]

Short URL: http://detiknusantara.com/?p=29560

Posted by on Nov 8 2017. Filed under Ekonomi, News, Opini, Pendidikan, Tekno. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

*

iklan 1

header

Recently Commented