|

Jurnalis Lampung Tengah, Serahkan Bantuan Kepada Penderita Hydrocephalus Putu Oka

Lamteng – Pengalangan dana peduli Putu Oka Wadana (6) pengidap Hydrocephalus, yang dilakukan para jurnalis Lampung Tengah (Lamteng), terkumpul sebanyak Rp9.211.000,-

Kordinator penggalang dana Arie mengatakan, bahwa uang yang telah terkumpul tersebut, merupakan hasil pengalangan dana selama tiga hari yang dilakukan seluruh rekan jurnalis yang tergabung dari media cetak, online dan tv.

“Saya ucapkan terimakasih untuk semua rekan-rekan jurnalis dan para donatur yang telah membantu untuk pengobatan Putu Oka Wardana. Semoga semua yang membantu dimudahkan rizkinya! Amin,” ucap Arie.

Dengan mengucap alhamdulilah, dana yang telah terkumpul sebesar Rp9.211.000,- telah diserahkan langsung kepada keluarga Putu Oka Wardana.

“Uang kita serahkan langsung kepada keluarga dan telah diterima oleh pak Galih dan ibu wardani. Kami berharap uang ini bisa membantu meringankan beban keluarga,” kata Arie saat menyerahkan bantuan kepada keluarga Putu Oka Wardana, Selasa (31/10/2017).

Galih ayah dari Putu Oka Wardana, tak bisa mengucap banyak kata. Karena merasa terharu, masih ada yang peduli dengan penderitaan anaknya. Yang telah bertahun tahun mengidap penyakit Hydrocephalus.

“Terimakasih buat rekan rekan media/ jurnalis lamteng yang sudah mau membantu biaya pegobatan anak saya oka, semoga amal ibadah diterima,” ucapnya dengan rasa haru dan berlinang air mata.

Galih pun juga berharap adanya bantuan dari pemerintah daerah, untuk membantu mencarikan solusi untuk pengobatan anaknya. “Saya berharap kepada pemerintah agar segera memberikan solusi atau arahah untuk pegobatan anaknsaya,” harapnya.

Sekedar diketahui Putu Oka Wardana (6) merupakan anak laki-laki pertama dari dua bersaudara pasangan Iis Wardani dan Putu Galih Darmayoga (27), kelurahan rama indra rt 1, rw 1, Kecamatan Seputih Raman, Lampung Tengah.

Akibat penyakit Hydrocephalus yang dideritanya sejak umur 2 tahun lalu, Putu Oka Wardana kini hanya terbaring di kamar tidur dan tidak bisa melakukan aktifitas layaknya anak normal pada umumnya. (Tim)

Short URL: http://detiknusantara.com/?p=29492

Posted by on Nov 6 2017. Filed under Ekonomi, Health, News, Pendidikan, Tekno. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

*

iklan 1

header

Recently Commented