|

Teka-teki keberadaan tukang las tersangka kebakaran gudang tewaskan 49 orang

Jakarta – Polda Metro Jaya telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka kasus meledaknya gudang petasan di Kosambi, Tangerang, Kamis (26/10) siang lalu. Indra Liyono selaku pemilik PT Panca Buana Cahaya. Lalu, Direktur Operasional perusahaan Andry Hartanto. Keduanya sudah diperiksa dan ditahan.

Tersangka ketiga adalah Subarna Ega yang merupakan pekerja las di gudang tersebut. Dia ditetapkan tersangka karena percikan api las membuat gudang terbakar. Polisi belum berhasil menemukan Subarna Ega. Ada dugaan dia termasuk salah satu korban dalam peristiwa tersebut. Namun polisi belum bisa memastikannya.

“Subarna Ega posisinya masih dalam pencarian, dimungkinkan juga ini meninggal dunia tapi masih dalam pencarian,” ujar Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta kepada wartawan akhir pekan lalu.

Keberadaan Subarna masih misteri. Polisi sudah menghubungi keluarga Subarna di Jawa Barat.

“Ini sudah kami koordinasikan dengan keluarga di Cililin, Bandung Barat, Jawa Barat. Yang bersangkutan juga belum kembali (ke rumah), istri dan keluarga sudah lapor ke RS Polri Kramatjati dengan membawa kartu keluarga,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Senin (30/10).

Polisi belum bisa memastikan Subarnah turut menjadi korban dalam insiden itu. Sebab, berdasarkan data yang dimiliki, ada yang bernama Ega juga Subarnah. “Ada juga namanya Ega di rumah sakit. tetapi di data itu ada Subarnah,” katanya.

Polisi telah mengambil DNA dari orangtua Subarnah. Hal ini untuk memastikan dan mencocokan data yang dimiliki kepolisian. “Iya pasti, kami akan cocokkan dengan DNA-nya. bapak kandungnya juga sudah datang ya,” ucapnya.

Ketua tim DVI RS Polri Kombes Pol Pramujoko mengatakan, dari ke 48 jenazah yang ada di RS Polri, belum ada yang teridentifikasi atas nama Subarna Ega. “Belum, belum teridentifikasi. Nanti kalau sudah teridentifikasi pasti kita rilis juga,” katanya di RS Polri.

Dia menuturkan, pihak keluarga Subarna telah menyerahkan data antemorte kepada Tim DVI RS Polri. Namun, lanjut Pramujoko, masih ada beberapa data yang belum lengkap. Sehingga belum bisa teridentifikasi. “Ada beberapa tapi belum lengkap (data antemortem),” ujarnya.

Pihak kepolisian kembali turun ke lokasi kejadian di Desa Belimbing, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Senin (30/10) siang. Untuk kesekian kalinya polisi melakukan olah tempat kejadian perkara ledakan disertai kebakaran gudang kembang api. Olah TKP ini untuk mencari tahu keberadaan Ega Subarna, pekerja yang tengah mengelas pada saat kejadian, Kamis (26/10).

“Jadi olah TKP saat ini memang kami mencari Ega Subarna yang saat itu sedang mengelas mesin di dalam lokasi pabrik,” kata Kapolrestro Tangerang, Kombes Harry Kurniawan.

Saat olah TKP, polisi kembali menemukan tulang manusia dari titik tempat pengelasan berlangsung. Persisnya di tempat pengelasan mesin yang dilakukan Ega. “Jadi kami menemukan potongan tulang belulang di lokasi pengelasan, yang kami duga itu adalah jenazah Ega, namun masih diselidiki,” kata Harry. [Merdeka]

Short URL: http://detiknusantara.com/?p=29345

Posted by on Okt 31 2017. Filed under Ekonomi, News, Pendidikan, Tekno. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

*

iklan 1

header

Recently Commented