|

Kepolisian Bengkulu Masih Kejar Pelaku Perampokan Emas 2,5 Kg

Bengkulu – Kepolisian Resor (Polres) Bengkulu Utara masih mengejar pelaku perampokan 2,5 kg emas dan uang tunai Rp 500 juta, milik Dalimi Sidik (72), warga Desa Marga Sakti, Kecamatan Padang Jaya, pada Rabu (20/9) lalu.

“Target kita pelaku perampok emas 2,5 kg dan uang Rp 500 juta milik warga Desa Marga Sakti, Bengkulu Utara, segera diringkus dalam waktu dekat,” kata Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Ariefaldi Warganegera, di Bengkulu, Jumat (29/9).

Ia mengatakan, pihaknya mendapat tugas dari Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol Coky Manurung agar pelaku perampokan toko emas di Kecamatan Padang Jaya segera dibekuk dalam waktu dekat. Karena itu, kasus perampokan yang menyebabkan korban mengalami kerugian sebesar Rp 1 miliar itu, harus terungkap dan pelakunya dapat diringkus secepatnya.

“Kasus perampokan toko emas menggunakan senjata api ini menjadi atensi khusus Pak Kapolda Bengkulu. Karena itu, dirinya diminta kapolda segera meringkus para pelaku secepatnya,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya yang baru menjabat Kapolres Bengkulu Utara, pada Jumat (29/9), akan melakukan konsulidasi internal dan menghimpun berbagai keterangan dari masyarakat yang disampaikan ke polisi.

Dari berbagai keterangan yang dihimpun nantinya, diharapkan dapat memberikan gambaran jelas pengungkapan kasus perampokan tersebut. Dengan demikian, pelaku perampokan yang diperkirana lebih dari satu orang dan menggunakan senpi berhasil dibekuk, katanya.

AKBP Ariefaldi menambahkan, pihaknya selain berusaha maksimal untuk menangkap pelaku perampok tokos emas juga akan fokus untuk menyelesaikan tunggakan kasus yang belum terungkap.

“Ada beberapa kasus yang terjadi di wilayah hukum Polres Bengkulu Utara, belum terungkap dan kasus ini akan kita tuntaskan secepatnya. Saya berharap personel di Polres Bengkulu kompak, sehingga tugas-tugas yang diemban dapat diselesaikan dengan baik,” ujarnya.

Seperti diketahui perampokan yang terjadi pada Rabu (20/9), pelakunya masuk ke dalam ruko dari pintu belakang dan langsung menuju sasaran. Para korban dikumpulkan dalam satu kamar. Pelaku mengiring korban ke dalam kamar menggunakan senjata api.

Selanjutnya mulut para korban disumpal dengan kain seprai yang dirobek pelaku. Korban diancam ditembak bila berteriak. Dalam aksinya kawanan perampok berhasil membawa kabur uang milik Dalimi Sidik sebesar Rp 500 juta dan emas sebanyak 2,5 kg.(Beritasatu)

Short URL: http://detiknusantara.com/?p=28420

Posted by on Sep 30 2017. Filed under Ekonomi, News, Pendidikan, Tekno. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

*

iklan 1

header

Recently Commented