|

KPK Kembali Periksa Agun Gunandjar

Jakarta – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan memeriksa anggota Komisi I DPR dari Fraksi Golkar, Agun Gunandjar Sudarsa, Kamis (31/8). Agun bakal diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP yang menjerat Ketua DPR, Setya Novanto sebagai tersangka.

“Agun Gunandjar diperiksa sebagai saksi untuk tersangka SN (Setya Novanto),” kata Jubir KPK, Febri Diansyah.

Agun diketahui telah berulang kali diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi proyek e-KTP. Nama Agun disebut sebagai salah satu anggota DPR yang turut kecipratan aliran dana dari korupsi e-KTP. Dalam surat dakwaan dan tuntutan terhadap dua mantan pejabat Kemdagri, Irman dan Sugiharto, Agun selaku anggota Komisi II dan Badan Anggaran DPR disebut menerima aliran dana sebesar USD 1.000.000.

Meski disebut menerima aliran dana dari proyek e-KTP yang merugikan keuangan negara hingga Rp 2,3 triliun, Agun saat ini menjabat sebagai Ketua Panitia Khusus (Pansus) Angket terhadap KPK. Agun memimpin Rapat Pansus yang menghadirkan Direktur Penyidikan (Dirdik) KPK, Brigjen Pol Aris Budiman, pada Selasa (29/8) malam.

Kehadiran Aris Budiman ini menjadi polemik lantaran tanpa izin dan restu pimpinan KPK. Tak hanya itu, dalam rapat Pansus Angket ini, Aris membeberkan adanya friksi di internal KPK. Aris mengungkapkan salah satu friksi yang menerpanya terkait dengan penambahan penyidik di KPK.

Bahkan, secara terbuka Aris menyatakan penyidik senior KPK, Novel Baswedan sebagai sosok yang powerful di KPK dan dapat memengaruhi kebijakan yang diambil pimpinan.

Pembentukan Pansus Angket terhadap KPK tidak terlepas dari penanganan kasus e-KTP. Pansus ini bergulir setelah KPK menolak permintaan Komisi III DPR untuk membuka rekaman pemeriksaan dan BAP mantan anggota Komisi II DPR dari Fraksi Hanura, Miryam S Haryani saat diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi penyidikan Irman dan Sugiharto. Namun, dalam perkembangannya, Pansus mendalami kerja-kerja KPK yang tak lagi berhubungan dengan rekaman pemeriksaan dan BAP Miryam.
(Beritasatu)

Short URL: http://detiknusantara.com/?p=27443

Posted by on Agu 31 2017. Filed under Ekonomi, News, Pendidikan, Tekno. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

*

iklan 1

header

Recently Commented