|

Punishment kepada PNS yang memiliki kinerja buruk

Lampung Tengah – Bupati Lampung Tengah DR. Ir. Hi. Mustafa tidak segan-segan memberikan punishment kepada PNS yang dinilai memiliki kinerja buruk. Hal itu ditegaskan Bupati Mustafa saat pengambilan sumpah janji 397 PNS Lamteng di Sesat Agung Nuwo Balak Gunungsugih, Kamis, 3/8/2017.

Punishment diberikan dalam bentuk penghapusan tunjangan kinerja, penurunan pangkat hingga pemberhentian. Menurut bupati, sebagai abdi negara PNS harus mampu memberikan kerja nyata dan tidak bermalas-malasan.

Karena PNS terlibat langsung dalam mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Lamteng mencerdaskan anak bangsa dan menjadikan masyarakat sehat. Melalui kinerja yang baik, PNS telah ikut serta berkontribusi memajukan daerah.

“Pemerintah Kabupaten Lamteng telah mempunyai konsep bagaimana menjadikan Lamteng lebih baik. Kalau tidak benar kerjanya akan kita berikan sanksi meski dia (PNS, Red) ada kedekatan dengan saya. Dan sebaliknya kita akan berikan reward bagi PNS yang kinerjanya baik dan berprestasi,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan Mustafa, bahwa sumpah janji PNS itu bukan hanya sekedar sumpah tapi setia untuk mengabdi dan bekerja sesuai aturan hukum yang berlaku. Setiap PNS harus mempunyai keyakinan dalam diri menjadi abdi negara yang solid dan hebat serta terus bergerak. Artinya, PNS tidak hanya bersikap monoton atau sekadar gugur tugas tapi Bupati mengharapkan agar ada inovasi-inovasi baru yang dihasilkan sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing.

Pemberian tunjungan kinerja bagi pegawai di lingkungan Pemkab Lamteng telah digulirkan. “Kepada dinas yang punya kinerja baik diberikan tunjangan kinerja. Ini sebagai bentuk penghargaan yang kami berikan. Tahun ini juga Lamteng berhasil mendapatkan opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dari BPK RI. Ini merupakan prestasi yang baik,” ujarnya.

Kembali Mustafa mengingatkan, agar PNS di Lamteng dapat bekerja maksimal dan mentaati aturan serta tidak melanggar disiplin kerja. Dengan harapan, PNS di Lamteng menjadi pegawai yang hebat dan bukan pegawai malas.

Mustafa juga sempat memaparkan tentang pembangunan yang dilakukan hingga ke kampung-kampung. Sebagian anggaran diberikan kepada semua kampung di Lamteng. Di antaranya membangun jalan kampung sepanjang 2 km.

Selain itu untuk kegiatan Posyandu Rp20 juta, TK/Paud Rp15 juta, dan kegiatan pemuda melalui program Kece (kampung entrepreneur Creative). Sehingga, tidak ada pemuda yang menganggur karena diberdayakan untuk menciptakan lapangan kerja sendiri.

Pengambilan sumpah janji PNS Lamteng dihadiri Sekkab Lamteng Adi Erlansyah sejumlah asisten, dan kepala dinas di lingkungan Pemkab setempat.(Rendra)

Short URL: http://detiknusantara.com/?p=26466

Posted by on Agu 3 2017. Filed under Ekonomi, News, Opini, Otomotif, Pendidikan, Politik, Tekno. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

*

iklan 1

header

Recently Commented