|

Masa Amnesti Berakhir, Otorita Arab Saudi Akan Lakukan Razia TKA

Jakarta – Masa perpanjangan amnesti berakhir Senin (24/7/2017), Otorita Arab Saudi akan merazia pekerja asing gelap, termasuk warga negara Indonesia.

Hingga saat ini, jumlah WNI yang mengikuti program pengampunan dari pemerintah Arab Saudi tercatat 12.298 orang.

“Kita tidak ada target karena ini amnesti dari pihak Arab Saudi. TKI yang mau ikut amnesti bersifat sukarela,” jelas Konsul KBRI Riyadh, Dede Ahmad Rifai, seperti dilansir BBC Indonesia, Selasa (25/7/2017).

Ia juga tidak bisa memperkirakan jumlah warga negara Indonesia yang bekerja di Arab Saudi secara ilegal sehingga tidak dapat diketahui apakah sebagian kecil saja yang memanfaatkan pengampunan ini.

“Data yang kita terima dari pemerintah Arab Saudi selama ini adalah data yang sudah legal. Itu ada sekitar 226.000 orang. Itu yang terdaftar di Imigrasi Arab Saudi dan mempunyai izin tinggal.”

Sementara yang ilegal, lanjutnya, hingga sekarang belum diperoleh dari pemerintah Arab Saudi, karena kemungkinan mereka juga kesulitan untuk mendata berapa WNI ilegal yang berada di Arab Saudi.

Laporan-laporan sebelumnya menyebutkan jumlah TKI gelap di Arab Saudi diperkirakan mencapai ratusan ribu. “Lebih dari 9.000 dari 12.298 WNI yang memanfaatkan amnesti Arab Saudi telah pulang ke Indonesia, sebagian besar atas biaya sendiri,” ujarnya.

Sisanya, menurut Dede Ahmad Rifai, diperkirakan masih menghabiskan masa berlaku izin keluar yang berlaku selama dua bulan sehingga mereka masih bisa bekerja.

Pada 29 Maret pemerintah Arab Saudi memberikan pengampunan selama tiga bulan dan kemudian diperpanjang satu bulan kepada tenaga kerja asing yang melewati masa izin tinggal (overstay) untuk mendaftarkan diri secara sukarela dan mengurus kepulangan.Sekitar 9.000

Penjara dan Denda

WNI yang mengurus pemutihan diberi waktu dua bulan untuk keluar dari Arab Saudi. Mereka memilih mengikuti prosedur dengan harapan dapat kembali bekerja secara sah di negara itu dan mereka tidak akan dikenai hukuman penjara atau denda.

Dede Ahmad Rifai mengaku mengkhawatirkan nasib warga negara Indonesia yang tidak mengurus izin keluar dari Arab Saudi sesudah perpanjangan amnesti berakhir Senin kemarin.

“Terus terang kita khawatir mereka nanti mendapatkan kesulitan karena pemerintah Arab Saudi sudah menyatakan akan melakukan razia besar-besaran setelah berakhirnya masa amnesti ini.”

Jika tertangkap, lanjutnya, mereka terancam sanksi denda mimimal 15.000 riyal atau lebih dari Rp50.000.000 dan sanksi hukuman penjara dengan durasi bervariasi tergantung jenis-jenis pelanggarannya.(Poskota)

Short URL: http://detiknusantara.com/?p=26212

Posted by on Jul 26 2017. Filed under News, Pendidikan, Tekno, Wisata. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

*

iklan 1

header

Recently Commented