|

Kubu Rano Karno laporkan dugaan pelanggaran Pilkada Banten ke MK

Banten – Tim hukum pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Rano Karno-Embay Mulya Syarief resmi mendaftarkan gugatan dugaan pelanggaran Pilkada Banten ke Mahkamah Konstitusi (MK), Selasa (28/2) pukul 16.17 WIB.

“Keputusan untuk mendaftarkan gugatan ke MK didasari oleh fakta hukum tentang tidak ditanggapinya berbagai macam laporan kecurangan dan pelanggaran administrasi, maupun pelanggaran pidana pemilu yang bersifat terstruktur, sistematis dan massif, khususnya di Kota Tangerang dan Kabupaten Serang,” ujar Ahmad Basarah, Ketua Tim Kampanye Rano-Embay.

Menurut dia, dalam rapat pleno KPU Banten hari Minggu 27 Februari 2017, baik KPUD maupun Bawaslu Provinsi Banten, dinilai sama sekali tidak menggubris data dan fakta-fakta hukum yang diajukan saksi Pasangan Rano-Embay.

Begitu pun, lanjut Ahmad Basarah, di Kota Tangerang. KPUD maupun Bawaslu Provinsi diduga mengabaikan permintaan saksi dari pasangan Rano-Embay untuk membandingkan data yang dimiliki saksi dengan data di kotak suara, karena terdapat bukti kuat dan lengkap telah terjadi penggelembungan suara yang jumlahnya mencapai ribuan suara.

“Serta pemilih di luar Suket yang mencapai 16 ribu pemilih yang tidak diketahui memilih atas dasar apa (pemilih siluman), yang keduanya dapat berakibat pada pemecatan terhadap penyelenggara Pemilu yang terbukti melakukan kecurangan dan pelanggaran tersebut,” tuturnya. [Merdeka]

Short URL: http://detiknusantara.com/?p=22398

Posted by on Feb 28 2017. Filed under Ekonomi, News, Pendidikan, Politik, Tekno. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

*

iklan 1

header

Recently Commented