|

JK: Serahkan Kasus Ahok Kepada Hukum

Jakarta – Menanggapi berkas perkara kasus dugaan penistaan agama yang telah dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Agung (Kejagung), Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) menyerahkan proses hukum selanjutnya pada proses di persidangan.

“Memang karena itu prosedur hukum ya. Artinya masuk pengadilan. Tentulah pengadilan yang (menentukan), proses hukum biasa,” kata JK usai membuka Kongres Kehutanan Indonesia VI di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (30/11).

Sebelumnya, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Noor Rochmad, memastikan, berkas perkara kasus dugaan penistaan agama yang diduga dilakukan calon gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok telah lengkap atau P21, pada Rabu (30/11). Dalam waktu dekat, Kejaksaan pun akan melimpahkan berkas perkara tersebut ke pengadilan.

Dijelaskannya, dalam kasus dugaan penistaan agama tersebut, jaksa peneliti sepakat dengan penyidik Bareskrin Polri untuk mengenakan pasal 156 dan 156a KUHP.

“Jaksa meyakinkannya, dengan pasal itu sudah meng-cover kasus ini. Kami secara profesional meneliti dan memutuskan. Tentu nanti akan diambil sikap kapan harus dibawa ke pengadilan,” ujar Jampidum.

Ahok ditetapkan sebagai tersangka atas ucapannya yang dianggap melakukan penistaan, penghinaan/ penodaan agama dan atau terhadap suatu golongan, sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 156a KUHP dan atau Pasal 156 KUHP.

Atas perbuatannya, Basuki Tjahaja Purnama diterapkan dan terancam hukuman Pasai 156a KUHP tentang penistaan/penghinaan/penodaan agama; Ancamam pidana penjara selama-lamanya lima tahun; dan Pasal 156 KUHP tentang penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan (ulama). Ancaman pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. (Beritasatu)

Short URL: http://detiknusantara.com/?p=19532

Posted by on Nov 30 2016. Filed under News, Pendidikan, Tekno. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

*

iklan 1

header

Recently Commented