|

Ditangkap polisi, pengacara Dimas Kanjeng sudah setahun jadi pecandu

Surabaya – Andi Faisal, salah satu tim kuasa hukum pengasuh Padepokan Dimas Kanjeng yakni Taat Pribadi yang ditangkap polisi,
dari unit Satnarkoba Polrestabes Surabaya, ternyata sudah cukup lama menjadi pecandu narkoba. Hal itu terungkap, saat Andi Faisal diperiksa penyidik.

“Tersangka ini sudah setahun menjadi seorang pengguna narkoba,” terang Wakasat Narkoba Polrestabes Surabaya Kompol Anton Prasetyo, Senin (31/10).

Dalam pemeriksaannya, tersangka mengaku, untuk mendapatkan narkoba jenis sabu itu dengan membeli di Pasuruan, Jawa Timur. Kebetulan tersangka Andi Faisal ini baru, Rabu (26/10) malam membeli narkoba di Pasuruan bersama Arfan, teman satu kamarnya.

Setelah membeli, tersangka ini menginap di hotel Santika dan mengadakan pesta narkoba di dalam kamar 316, Hotel Santika Jalan Pandegiling, hingga Kamis (27/10).

“Informasi awalnya tersangka ini pesta narkoba dengan seorang perempuan, ternyata teman lakinya,” ucap Anton.

“Saat dilakukan penggerebekan, ditemukan alat isap atau bong, dan sisa sabu di dalam pipet. Kemudian satu klip plastik berisikan sabu 1,10 gram,” tambahnya.

Dari ditemukan barang bukti itu, polisi menjerat tersangka Andi Faisal dan Arfan dengan pasal 112 ayat 1 Jo Pasal 132 ayat 1 Undang-undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.[Merdeka]

Short URL: http://detiknusantara.com/?p=18716

Posted by on Okt 31 2016. Filed under Tak Berkategori. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

*

iklan 1

header

Recently Commented