|

Disesalkan, Oknum Polisi Pukul Wartawan

Depok – Sejumlah wartawan yang meliput di wilayah Kota Depok sesalkan aksi pemukulan oknum anggota buru sergap (Buser) Polres Depok terhadap Juli Effendi, wartawan online di wilayah tersebut saat sedang meliput kegiatan proyek pengalian tanah di pinggir Jalan Raya Margonda, Pondok Cina, Depok. Kapolres Depok membantah bekingi proyek galian kabel.

“Kami menyesalkan aksi main hakim sendiri tiga oknum anggota Buser Polres Depok walaupun sudah ada perdamaian terhadap rekan kami,” kata Syahrul, wartawan di Kota Depok, Jumat (30/9/2016).

Aksi main hakim sendiri tentunya tak dibenarkan, ujarnya terlebih ke tiga oknum itu malah sempat menyebut bahwa proyek galian kabel di Jl. Raya Margonda yang dilakukan PT DP dengan dana sekitar Rp19 miliar sempat menyebutkan nama Kapolres Depok sudah mengetahui masalah pekerjaan yang ada di Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Depok ini.

Menurut dia, informasi yang diperoleh setelah terjadi pemukulan terhadap rekan kami kemudian jajaran anggota Buser Polres Depok kemudian membawa ke Mapolres Depok untuk dilakukan perdamaian. “Kami hanya menyesalkan sikap main hakim sendiri anggota buser Polres Depok ke rekan kami itu,” tuturnya yang menambahkan kejadian itu sebelum terjadi ledakan dan percikan api di galian tanah di depan Depok Town Square (Detos), Kamis (29/9).

Aksi pemukulan yang dilakukan oknum Buser Polres Depok setelah salah satu pekerja di lapangan ditanya Juli Effendi mengenai pengalian tanah pinggir Jalan Raya Margonda yang diperkirakan menelan dana Rp19 miliar itu, Rabu (28/9). Namun yang datang bukan penanggung jawab proyek galian malah tiga orang yang mengaku oknum buser dari Polres Depok hingga akhirnya terjadi pemukulan dan pengeroyokan.

Pemukulan itu, diduga lantara oknum Buser kesal saat ditanya wartawan berkaitan dengan galian tanah. Malah sempat terlontar kata bahwa proyek galian ini dibawah naungan dan tanggung jawab Kapolres Depok. Mendengar keterangan itu, Juli Effendi kembali bertanya apa mungkin Kapolres Depok ada dibelakang proyek galian. Bukan mendapatkan jawaban, malah ke tiga oknum buser kemudian langsung memukul korban.

MEMBANTAH

Sementara itu, Kapolres Depok, Kombes Herry Kurniawan didampingi Kepala Sub Bagian (Kasubag) Humas Polres Depok, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Firdaus, dengan tegas membantah kalau dirinya membekingi proyek galian tanah di Jalan Raya Margonda, Depok.

“Wah ngak betul itu. Emang ngak ada kerjaan lainnya ,” tegasnya yang menambahkan untuk tiga oknum anggota Buser yang melakukan pengeroyokan terhadap oknum wartawan tentunya akan ditangani Propam Polres Depok.(Poskota)

Short URL: http://detiknusantara.com/?p=17755

Posted by on Sep 30 2016. Filed under News, Pendidikan, Tekno. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

*

iklan 1

header

Recently Commented