|

Pekerjaan Jalan Tidak Sesuai RAB, Wabup Lampung Tengah Perintahkan Kontraktor Aspal Ulang

Lampung Tengah – Kwalitas pembangunan infrastruktur jalan menjadi hal yang sangat ‎krusial bagi Wakil Bupati Lamteng Loekman Djoyo Soemarto.

Untuk memastikan pekerjaan pembangunan jalan di Lamteng sesuai dengan rencana Anggaran Biaya (RAB) orang nomor dua di Lamteng ini melakukan peninjauan disejumlah titik pembangunan jalan yang ada di Bumi Beguwai Jejamo Wawai.

Seperti yang dilakukannya, Rabu (31/8/2016) ia meninjau pembangunan jalan ‎hotmix sepanjang 3 kilo meter di Kampung Sendang Mukti, Kecamatan Sendang Agung Lamteng.

Loekman mengatakan, di Kampung Sendang Mukti ini kwalitas pembangunan jalannya tidak sesuai dengan RAB.

Ia mengatakan, sebelumnya ia sudah memerintahkan kepada rekanan (kontraktor) yang mengerjakan pembangunan untuk melakukan pengaspalan ulang.

“Saya tidak main main dengan pembangunan jalan, disini (kampung Sendang Mukti) saya lihat kwalitas aslpal tadinya sangat tipis tidak sesuai dengan RAB yang ada dan saya minta Kontraktor untuk melakukan pengaspalan ulang. Allhamdulilalh ini sudah ditambah ketebalan aspalnya,”ujar Wabup Loekman.

Usai meninjau pembangunan jalan di kampung Sendang Mukti, Wabup melanjutkan meninjau pembangunan jembatan Way Tetayan di Kampung Sendang Asri, Kecamatan Sendang Agung Lamteng.

Ditempat itu, mantan Kadisnaker Bandar Lampung ini meminta kepada rekanan yang mengerjakan pembangunan (jembatan way tetayan) agar bekerja sesuai dengan aturan yang ada.

‎”Saya juga tekankan pada kontraktor, jangan main main dalam membangun jembatan ini. Saya minta sesuaikan dengan RAB yang ada, agar kwalitas jembatan terjaga dan insya allah 2017 jembatan ini sudah bisa di gunakan masyarakat,”tukasnya.

Sebelumnya, Wabup Loekman Djoyo Soemarto juga telah memberi teguran kepada kepala kampung (Kakam) Rejo Basuki, Gunawan, Kecamatan Seputih Raman terkait buruknya pembangunan jalan onderlagh di tempat itu.

Pasalnya kwalitas pembangunan jalan yang dikerjakan menggunakan anggaran alokasi dan desa (ADD) ‎dinilai Wabup tidak baik, dan kurang pas. Wabup menilai batu yang seharusnya mengunci dengan kuat setelah di wales,ini masih terlihat menonjol keluar dan tidak teratur dan ini perlu di perbaiki kembali.

“Say‎a minta sama kakamnya (Gunawan) untuk segera melakukan perbaikan lagi,”kata Loekman saat melakukan peninjauan pembangunan jalan onderlagh ‎yang berasal dari ADD di Kampung Rejo Basuki Kecamatan Seputih Raman Lamteng.

Loekman juga meminta seluruh kepala kampung bisa menggunakan ADD dengan baik dan benar.

“Jangan sampai kejadian seperti ini (kwalitas tidak baik) terulang kembali. Saya minta semua Kakam Gunakan dengan baik dan benar (Add) karena akan ada pertanggung jawabannya dengan pemerintah daerah,”kata Loekman.

Loekman juga menghimbau para Camat agar ikut mengawasi penggunaan ADD. Hal ini kata Loekman agar pekerjaan bisa berjalan dengan baik dan maksimal.

“Kita memulai pembangunan dari kampung. Artinya, kalau pembangunan di kampung baik, sudah tentu di Kabupaten juga akan baik,”ujarnya (Inilampung)

Short URL: http://detiknusantara.com/?p=16944

Posted by on Agu 31 2016. Filed under Ekonomi, News, Pendidikan, Tekno. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

*

iklan 1

header

Recently Commented