|

Jual ke Polisi, Pengedar 1 Kg Shabu Diborgol

Medan – Aparat Satuan Reserse Narkoba Polresta Medan menggagalkan peredaran 6 kg shabu menjelang Lebaran. Selain mengamankan barang bukti, polisi meringkus dua tersangka berinisi IS (33) dan ML (41) yang mengaku sebagai kurir.

Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, kepada wartawan, Kamis (30/6/2016), mengatakan awalnya petugas mendapat informasi dan melakukan penyamaran sebagai pembeli. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas bersepakat transaksi dengan IS di Jalan Sei Brantas, Medan. Tersangka tak menduga calon pembelinya seorang polisi, menyerahkan 1 kg shabu pedanan petugas, Begitu barang haram berpindah tangan, IS dibekuk.

Dalam pemeriksaan, tersangka IS mengaku shabu diperolehnya dari tersangka ML. Kemudian, petugas meluncur menuju tempat tinggal ML di Jalan Turi, Medan lalu meringkusnya.

“Dari tempat itu, kami menyita 5 kg sabu,” sambung Mardiaz.

Rencananya sabu ini akan diedarkan saat Lebaran nanti. Namun belum lagi beredar, para tersangka lebih dulu dibekuk.

Kedua tersangka diduga bandar narkoba. Mereka terancam hukuman mati setelah dikenakan pasal berlapis. Alasannya, dianggap tidak mendukung program pemerintah dalam hal pemberantasan narkoba.

“Kedua tersangka kami kenakan pasal 114 Jo pasal 112 UU RI No35 tahun 2009 tentang pemberantasan narkotika. Dalam hal ini, kedua tersangka diancam hukuman mati,” ungkap Mardiaz.

Menurut Mardiaz, hukuman mati layak diberikan terhadap kurir dan bandar narkoba di Indonesia. Sebab, katanya, mereka-mereka yang berbisnis narkoba ini dianggap merusak generasi penerus bangsa. (Poskota)

Short URL: http://detiknusantara.com/?p=15661

Posted by on Jun 30 2016. Filed under Ekonomi, News, Pendidikan, Tekno. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

*

iklan 1

header

Recently Commented