|

Imigrasi Bengkulu Deportasi 31 Warga Tiongkok

Bengkulu – Sebanyak 31 warga negara asing (WNA) asal Tiongkok, dideportasi Imigrasi Bengkulu kembali ke daerah asalnya karena tak memiliki dokumen keimigrasian yang legal.

“Kami terpaksa mendeportasi 31 WNA Tiongkok kembali ke daerahnya karena setelah kita periksa tidak memiliki dokumen keimigrasian resmi,” kata Kepala Imigrasi Bengkulu, Kabul Sudrajat, di Bengkulu, Sabtu (31/10).

Dijelaskan, 31 warga Tiongkok itu, berangkat meninggalkan Bengkulu melalui bandara setempat pada Jumat (30/10) menggunakan maskapai NAM Air menuju negara asalnya.

Warga Tiongkok ini ditangkap Imigrasi Bengkulu pada pekan lalu ketika berada di basecamp perusahaan barubara PT Injatama di Kecamatan Ketahun, Bengkulu Utara. Selanjutnya mereka dibawa dari Bengkulu Utara ke Kantor Imigrasi setempat untuk diperiksa dokumen imigrasi dan ternyata mereka tidak memiliki dokumen resmi alias ilegal masuk ke Indonesia.

Rencananya mereka di Bengkulu akan bekerja di perusahaan batubara PT Injatama, tapi beberapa hari berada di Bengkulu Utara mereka ditangkap petugas Imigrasi.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kemenkum dan HAM Provinsi Bengkulu, Dewa Putu Gede mengatakan, para pekerja asing asal negeri Tiongkok tersebut, telah terbukti melakukan pelanggaran keimigrasian. Hal ini terbukti dari visa yang mereka miliki adalah visa kunjungan wisata bukan sebagai tenaga kerja.

Atas dasar ini sebanyak 31 warga Tiongkok itu, dideprotasi dari Bengkulu pada Jumat (30/10) sore. Deportasi warga asing ini berdasarkan surat Direktur Penyidikan dan Penindakan Keimigrasian Nomor : IMI.5.GR.02-07-1.2130 tentang operasi pengawasan orang asing secarea serempak seluruh wilayah Indonesia.

Selain itu, pemulangan warga asing tersebut juga berdasarkan hasil berita acara pemeriksaan (BAP) yang dilakukan petugas imigrasi Bengkulu terhadap warga Tiongkok tersebut.

Dari hasil pemeriksaan di lapangan membuktikan warga Tiongkok tersebut melakukan pelanggaran pasal 71 huruf b dan pasal 75 ayat 1 Undang Undang RI No 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Adapun 31 warga Tiongkok yang di deportasi ke negaranya, yakni atas nama Chen Xue Wen, Chen Hong Long, Chen Nen Eon, He Wei, Xue Yong, Lin Ke Ken, Lin Xiao Ning, He Yu Hua, Chen Wu Qing, Wang Zang Kang, Zhang Xin Hua, Zhen Wei Fu, dan Wen Guo Fen.

Kemudian, Chen Shuai, Zhen Daowen, Zheng Ende, Zheng Meitong, Lin Weiliang, Lin Weibin, Xhang Xialong, Lin Fujian, Ga Xingbin, Lin Huonin, Li Hongkian, Ni Chungyin, Lin Ming, Zheng Enfu, Zheng Shihui, Chen Jiacai, Chen Lenqiek dan satu orang pekerja perempuan atas nama Xu Mei Qing.(Beritasatu)

Short URL: http://detiknusantara.com/?p=10064

Posted by on Okt 31 2015. Filed under Ekonomi, News, Opini, Wisata. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

*

iklan 1

header

Recently Commented