|

Dewan Sayangkan Irigasi Kering

Lamteng – Di saat padi para petani sangat membutuhkan air, namun apa dikata justru irigasi kekeringan akibat tanggul irigasi jebol dan hampir satu bulan sawah-sawah petani tidak di aliri air dari saluran irigasi sehingga sawah-sawah mengering dan tanahnyapun sudah mulai retak-retak dan sebahagian padi sudah mulai mati dan mengering.

Terkait hal ini, wakil Ketua komisi III DPRD Lampung tengah M.Ghofur menyayangkan hal ini, dinas-dinas dan pemda harusnya cepat tanggap terhadap hal ini dan jangan sampai sawah-sawah petani kekeringan akibat tidak adanya air walau sebagian petani ada mesin penyedot air namun di irigasi tidak ada air, air mana yang bisa di sedot “sesal ghofur

Jangan Dinas pengairan,pertanian,badan ketahanan pangan menyelinap karena tidak ada anggaran, ini harus cepat di tanggulangi jangan sampai padi mengalami puso dan petani gagal panen dan ghofur berjanji akan turun kelapangan bersama teman-teman DPR lainnya dan melihat secara jelas keluhan para petani.

Parman salah satu petani Kampung yukumjaya kecamatan terbanggibesar mengeluhkan tidak adanya air di irigasi dan hampir satu bulan ini sawah saya tidak di aliri air, kalau tidak ada hujan padi di sawah saya mungkin sudah lama meranggar (gosong red) dan bisa di lihat tanah-tanahnya sudah retak-retak seperti itu, sambil menunjukkan keadaan sawahnya.(Azhari)

Short URL: http://detiknusantara.com/?p=5034

Posted by on Feb 27 2015. Filed under News, Pendidikan. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

*

iklan 1

header

Recently Commented