|

18 SKPD di Pemprov Lampung Keluar dari Zona Merah

 

Bandar Lampung- Penyerahan Certificate of Compliance (COC) Monitoring Tahap II oleh Ombudsman RI Perwakilan Lampung diberikan kepada 18 SKPD Pemprov Lampung di ruang Rapat Utama Gubernur.

Sekretaris jendral Ombudsman RI Alphonsa Animaharsi mengatakan seluruh SKPD dilingkungan Pemprov Lampung sudah dinyatakan aman dan keluar dari Zona merah. Hasil penilaian ini dilakukan selama enam bulan terhitung Juni sampai Desember 2014.

Bahkan Tujuan penilaian ini dilakukan agar SKPD selalu memberikan pelayanan sesuai dengan standar yang telah ditentukan sehingga tidak ada kata lamban dan menyulitkan masyarakat.

“Untuk SKPD Pemprov Lampung, sebelumnya memiliki tujuh SKPD yang masuk dalam zona merah untuk saat ini semua SKPD tersebut dalam posisi aman. Mereka telah membenahi semua kekurangan yang ada, penilaian diantaranya berdasarkan dasar hukum, persyaratan, tarif, waktu, fasilitas, sarana dan prasarana mekanisme. Nilai diatas 800 berada di posisi aman dan masuk zona hijau,” ujar Sekretaris jendral Ombudsman RI Alphonsa Animaharsi saat diwawancarai awak media, Selasa, 30 Desember 2014.

Bahkan Ia menambahkan beberapa SKPD sudah membenahinya sebelumnya masih ada SKPD yang tidak membuat pemberitahuan tata hukum sarana, umum, “Hasil penilaian kemarin hanya sepele tetapi itu adalah penilaian yang utama kami ambil, Ombudsman RI telah melakukan survei tentang standar pelayanan publik pada tahun 2013, yang diteruskan dengan monitoring tahap I pada bulan Juni 2014 dan tahap II di November 2014,” paparnya.

Monitoring Kepatuhan tentang standar pelayanan publik pada tahun 2015 untuk diarahkan ke Kabupaten/ Kota diluar Bandar Lampung. Sedangkan Provinsi Lampung dan Bandar Lampung akan dilakukan monitoring Implementasi dari standar pelayanan untuk melihat kepuasan pelayanan.(Saibumi)

Short URL: http://detiknusantara.com/?p=4210

Posted by on Des 30 2014. Filed under News, Opini, Pendidikan. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

*

iklan 1

header

Recently Commented