|

Kantor cabang Distributor PT. Coca Cola Indonesia Diduga Tak Berizin

Kota Bumi – Kantor cabang Distributor PT. Coca Cola Indonesia dijalan Lintas Sumatera, Desa Candimas, Kotabumi, Lampung Utara (Lampura) ditengarai belum mengantongi izin resmi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat. Padahal, kantor distributor dimaksud diduga telah beroperasi didaerah tersebut sejak dua tahun terakhir.

Kepala kantor cabang distributor Kotabumi, Sofian mengakui bahwa kantor yang dipimpinnya belum memiliki izin resmi dari Pemkab. Namun demikian, dirinya berdalih jika izin yang diperlukan dimaksud tengah diurus oleh pimpinannya yang berada di Bandar Lampung, Lampung. “Izinnya lagi diurus oleh pimpinan saya,” kata dia, belum lama ini.

Menurutnya, kantor yang dipimpinnya hanya memiliki dua orang karyawan. Dimana kantor distributor ini bertugas untuk mengontrol atau mengawasi produk – produk minuman ringan yang beredar diwilayah Lampung Utara. “Kita hanya punya dua karyawan disini (Lampura,red),” tuturnya.

Ia juga mengaku terkait belum adanya izin resmi dimaksud, pihaknya sempat ditegur langsung oleh Kantor Penanaman Modal dan Perizinan (KPMP) Lampura. Pihak KPMP mendesak agar pihaknya segera mengurus perizinan yang dibutuhkan. “Teguran dari KPMP terkait izin ini sudah saya sampaikan kepada pimpinan. Saat ini, izin itu tengah diurus oleh pimpinan saya,” terangnya lagi.

Ditempat berbeda, Kepala Seksi Pemrosesan Perizinan KPMP Lampura, Duta Karya menyatakan bahwa hingga kini belum pernah ada permohonan perizinan yang berasal dari kantor distributor PT. Coca Cola perwakilan Kotabumi. “Kita sudah sempat tegur mereka (distributor). Mereka janji akan segera melengkapi perizinan yang diharuskan,” urai dia melalui Blackberry Messengernya, Minggu (30/11).

Duta juga mengaku tak habis pikir mengapa pihak distributor dimaksud enggan mengurus perizinannya meski telah sempat mendapat teguran dari pihaknya. “Kita juga enggak tahu kenapa kok mereka (distributor) belum mengurus izin mereka. Padahal, proses perizinan itu sangat mudah dan cepat,” kata dia lagi.

Terkait mbalelo-nya pihak distributor tersebut dalam melengkapi perizinan, pihaknya mengancam akan segera menutup sementara kantor dimaksud selama izinnya belum ada karena tidak mengindahkan teguran yang dilayangkan pihaknya. “Secepatnya, kita akan minta Satuan Polisi Pamong Praja untuk segera menutup kantor itu kalau masih enggak mau melengkapi izinnya,” ancamnya.(Panji)

Short URL: http://detiknusantara.com/?p=3420

Posted by on Nov 30 2014. Filed under Ekonomi, News, Pendidikan. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

*

iklan 1

header

Recently Commented