|

Bupati Agung Ilmu Mangkunegara Diminta segera Perbaiki Jalan Dan Drinase

 

Lampung Utara – Warga disepanjang jalan Bukit Pesagi, Kecamatan Kotabumi Selatan, Lampung Utara (Lampura) meminta Bupati Agung Ilmu Mangkunegara segera memperbaiki sarana infrastruktur dilingkungannya.

Pasalnya, sejumlah sarana infrastruktur dilingkungan dimaksud telah lama tak tersentuh pembangunan. Akibatnya, sejumlah sarana infrastruktur seperti jembatan, jalan berikut saluran drainasenya mengalami kerusakan cukup parah.

Salah seorang tokoh pemuda didaerah sekitar, Kodari (35), akibat tak tersentuh pembangunan, sarana infrastruktur seperti jalan, jembatan, serta saluran drainasenya mengalami kerusakan yang cukup parah. Bahkan, jembatan didaerahnya yang menghubungkan Kelurahan Kota Alam dan Tanjung Aman kini telah berlubang dibagian tengahnya dengan diameter yang cukup lebar. Kondisi ini tentunya tak boleh terus dibiarkan lantaran sangat membahayakan para pengguna jalan khususnya saat malam hari.

Kondisi tak jauh berbeda juga dialami oleh jalan berikut saluran drainasenya. Jalan dan saluran drainase itu juga telah mengalami kerusakan disana – sini. Bahkan, saluran drainase sebelah kiri jalan itu telah lama tak berfungsi karena gorong – gorongnya telah lama mampet. Akibatnya, air disaluran itu meluap ke jalan setiap hujan turun. “Kita mohon pak Bupati mau segera memperbaiki jembatan, jalan berikut saluran drainase didaerah kami ini,” pintanya, Minggu (30/11).

Menurutnya, daerah tempat tinggalnya sangat layak mendapat prioritas utama pembangunan. Pasalnya, didaerahnya itu berdiri tak kurang dari 8 sekolah. Adapun kedelapan sekolah dimaksud yakni SD 2 Kota Alam, SD 4 Kota Alam, SD Xaverius, MIN I Kotabumi, SMPN 3 Kotabumi, MTSN 1 Kotabumi, SMUN 1 Kotabumi, SMUN 4 Kotabumi. “Kawasan kami ini termasuk kawasan pendidikan. Jadi, sudah sewajarnya Pemkab memberikan prioritas utama baik itu perbaikan maupun pelebaran jalan berikut saluran drainasenya serta jembatannya,” tuturnya.

Ditempat yang sama, Tohirin (52), warga sekitar lainnya juga meminta Pemkab segera memperbaiki sarana infrastruktur didaerahnya. Perbaikan atau pun peningkatan kualitas pembangunan didaerahnya terbilang penting. Sebab, buruknya sarana infrastruktur didaerahnya tersebut membuat warga disepanjang jalan maupun pengguna jalan merasa tidak nyaman. “Sebagai kawasan pendidikan, tentu kami nilai sarana infrastruktur didaerah kami ini sangat tidak layak. Coba lihat jalan dan jembatan yang penuh lubang serta saluran drainase yang mampet itu!!” ketus dia.

Tingginya volume kendaraan serta jarangnya sentuhan pembangunan dari Pemkab pada daerahnya membuat tingkat kerusakan jalan atau jembatan disepanjang jalan tersebut kian parah tiap tahunnya. “Volume kendaraan tinggi sedangkan pembangunan jarang sekali. Bagaimana tidak cepat rusak sarana infrastruktur didaerah kami ini,” keluhnya lagi.

Sayangnya hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Lampura, Syahbudin belum berhasil dikonfirmasi.(Panji)

Short URL: http://detiknusantara.com/?p=3422

Posted by on Nov 30 2014. Filed under Ekonomi, News. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

*

iklan 1

header

Recently Commented