|

Kurikulum 2013 Berdampak pada TPG

Purwokerto  – Adanya kebijakan pemberlakuan kurikulum baru tahun 2013, ternyata berdampak terhadap proses penyaluran tunjangan profesi guru (TPG), khususnya untuk alokasi triwulan III.

Susmoro, kasi Pengembangan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPTK) Dikdas Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Selasa (30/9), mengungkapkan tunjangan profesi guru untuk alokasi triwulan III semestinya sudah disalurkan. Pasalnya sebentar lagi sudah memasuki Oktober, di mana bulan tersebut masuk ke dalam alokasi triwulan IV.

Kendati demikian, proses penyaluran tunjangan sertifikasi guru acuannya tetap menggunakan Surat Keputusan (SK) pencairan dari pemerintah pusat. Tanpa ada SK, pencairan tunjangan tidak dapat dilakukan.

Adapun mengenai pemberlakukan kurikulum 2013, dia mengatakan, hal ini juga akan memengaruhi proses penyaluran tunjangan. Pasalnya selain menunggu SK pencairan yang seperti biasanya, saat ini dinas juga menunggu SK pencairan baru sesuai dengan kebijakan kurikulum 2013.

”Dalam kurikulum 2013, ada beberapa mata pelajaran yang jumlah jam mengajarnya bertambah.  Hal ini jelas juga memengaruhi proses penyaluran tunjangan profesi guru,” terangnya.

Dia menambahkan, adanya perubahan terkait jumlah jam mengajar pada beberapa mata pelajaran ini juga membuat dinas harus melakukan sinkronisasi data. ”Kami harus menyinkronkan data yang terbaru dengan data yang sudah ada di Dapodik.  Untuk proses ini, kami menarget paling lambat besok (hari ini) selesai,” ujarnya.

Susmoro menjelaskan, berdasarkan data pencairan tunjangan profesi alokasi triwulan II, jumlah guru penerima tunjangan sebanyak 7.063 orang.  Namun untuk data terakhir belum diketahui. ”Kemungkinan jumlah penerimanya mengalami penurunan, sebab banyak guru yang sudah memasuki masa pensiun,” ungkap dia.

Mengenai penyaluran tunjangan profesi, pihaknya mengimbau kepada para guru untuk bertanya langsung ke dinas bila ingin mengetahui perkembangan proses pencairan tunjangan profesi. ”Tidak usah tanya ke pihak lain.  Lebih baik langsung tanya ke dinas untuk mendapatkan informasi yang benar,” terangnya.(Suaramerdeka)

Short URL: http://detiknusantara.com/?p=2495

Posted by on Sep 30 2014. Filed under News, Pendidikan. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

*

iklan 1

header

Recently Commented