|

Kejagung Periksa Dua Tersangka Kasus Gratifikasi Kemenkum HAM

Jakarta – Dua tersangka kasus gratifikasi di Kementerian Hukum dan HAM dijadwalkan diperiksa di Kejaksaan Agung.

Dua tersangka yang bakal diperiksa masing-masing bekas Direktur Perdata Lilik Sri Hariyanto dan Kepala Sub Direktorat Badan Hukum (Notariat) Nur Ali.

Atas inisiatif sendiri, Wamenkum HAM Denny Indrayana juga dijadwalkan diperiksa sebagai saksi. “(Diperiksa pula) Wamenkum HAM Denny Indrayana,” kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Tonny Spontana di Kejagung, Jakarta Selatan, Senin (29/9).

Pekan lalu, penyidik JAM Pidsus telah menyita uang sebesar Rp120.000.000, yang termuat dalam 1 amplop besar warna coklat senilai Rp95.000.000, dalam bentuk pecahan Rp100.000 sebanyak 900 lembar dan Rp50.000 sebanyak 100 lembar.

Satu amplop kecil warna coklat berisi uang Rp15.000.000 dalam bentuk pecahan Rp100.000 sebanyak 150 lembar dan satu amplop kecil warna coklat senilai Rp 10.000.000 dalam bentuk pecahan Rp100.000 sebanyak 100 lembar.

Satu unit Blackberry Bold 9700 warna hitam, Baterai Merk Hippo Power 2350 mAH, Simcard Simpati Telkomsel POP, Memori Card Micro SD Merk V-Gen 2 GB dan 6 folder file rekaman pemeriksaan Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM RI.

“Barang-barang itu telah diamankan di Kementerian Hukum dan HAM RI untuk dijadikan barang bukti dalam perkara atas nama tersangka NA dan tersangka LSH,” katanya.(Suaramerdeka)

Short URL: http://detiknusantara.com/?p=2488

Posted by on Sep 29 2014. Filed under News, Pendidikan. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

*

iklan 1

header

Recently Commented