|

Bawaslu: Pemilu Kali Ini Spesial, Butuh Banyak Masukan

Diharapkan ada UU yang mengatur penyiaran hitung cepat.
Jakarta – Badan Pengawas Pemilu meminta Komisi Penyiaran Indonesia agar terus mengawasi lembaga penyiaran yang masih menayangkan hasil perhitungan cepat perolehan suara paska pemilihan presiden 9 Juli 2014 lalu. Anggota Bawaslu, Daniel Zuchron, pun meminta masyarakat agar sabar menunggu hasil perhitungan resmi Komisi Pemilihan Umum.

“Karena informasi itu diserap masyarakat, kami minta yang harus diwaspadai sekarang adalah proses rekapitulasi yang sedang dilakukan KPU,” kata Daniel di kantornya, Kamis 17 Juli 2014.

Namun Daniel juga tidak membantah jika hasil hitung cepat dibutuhkan untuk informasi sementara. “Tidak bisa dikatakan Quick Count itu penting atau tidak penting. Karena natural kok kalau orang butuh informasi cepat,” ujarnya.

Daniel berharap ke depan akan ada Undang-undang yang lebih jelas mengatur tentang penyiaran Quick Count, agar tidak menjadi ambigu.

“Pemilu ini sangat spesial, sehingga butuh banyak masukan. Termasuk bagaimana mempercepat informasi, karena ini sangat mempengaruhi,” lanjut Daniel. (Vivanews)

Short URL: http://detiknusantara.com/?p=2106

Posted by on Jul 17 2014. Filed under News, Politik. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

*

iklan 1

header

Recently Commented