|

Yuddi: Mayoritas Kader Hanura Minta HT Mundur

Jakarta -  Kegagalan Partai Hanura mendapatkan perolehan suara yang memadai semakin mengarah kepada peran Ketua Bapilunya yaitu Harry Tanoesoedibjo (HT).

Mayoritas kader partai Hanura di pusat dan daerah mengaku kecewa pada HT, yang dianggap gagal menjalankan strategi pemenangan Bapilu yg dipimpinnya.

Yuddy Chrisnandi, Ketua DPP Partai Hanura, dalam siaran persnya yang diterima SP di Jakarta, rabu siang menilai, salah satu penyebab kekalahan Hanura adalah karena minimnya pengalaman Badan Pemenangan Pemilu yang dijalankan HT.

“Pengalaman orang-orang yang diketuai langsung oleh HT, yang ditempatkannya di Bapilu sangat minim,” tegas Yuddy.

Permasalahan pada pemberian dana saksi turut menjadi penyebab kekacauan kepemimpinan HT di Bapilu Hanura.

“HT dan Bapilu ingkar janji memberikan uang saksi kepada ratusan ribu kader yang sudah disiapkan Partai, akibatnya Hanura kehilangan potensi pemilih lebih dari 5 juta pemilih,” tegas Yuddy melanjutkan.

Yuddy menilai, sebagai pertanggujawaban kegagalan tersebut, HT sebaiknya hengkang dari Partai Hanura.

“HT dianggap penyebab kegagalan Hanura menjadi partai papan atas yg diramalkan sebelumnya. Banyak kader yang menginginkan HT mundur dari Hanura sebagai bentuk pertanggungjawabannya,” tukas Yuddy

Kontribusi HT yang dirasakan langsung oleh Hanura adalah iklan TV di group MNC-nya dan billboard. Namun kontribusi ini dinilai tidak ada hasilnya.

“Iklan tersebut, tidak cukup mampu mengangkat Hanura. Hanura harus puas menempati ranking ke-10 pada Pileg ini,” ujar Yuddy. (Suarapembaruan)

Short URL: http://detiknusantara.com/?p=1596

Posted by on Apr 30 2014. Filed under News, Politik. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

*

iklan 1

header

Recently Commented