|

Pengamat : Awasi Penggunaan Fasilitas Negara Oleh Peserta Konvensi

Pemilu 2014
Jakarta (DN) – Pengamat politik Universitas Padjadjaran Muradi mengingatkan publik untuk mengawasi penggunaan fasilitas negara oleh tujuh peserta konvensi bakal calon Presiden Partai Demokrat yang masih berstatus sebagai pejabat negara.

“Jika bicara etika politik, mereka ini harusnya berhenti dari jabatan mereka. Jika mereka cuti, itu juga tetap akan menganggu pekerjaan mereka di penyelenggaraan negara, kita bisa lihat komitmen mereka di sini,” ujar Muradi, Selasa (24/12/2013).

Peserta konvensi Demokrat yang masih berstatus sebagai pejabat negara adalah Ketua DPR RI Marzuki Alie, Ketua DPD Irman Gusman, Anggota Komisi I DPR Hayono Isman, Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, Gubernur Sulut Sinyo Harry Sarundajang dan Anggota BPK Ali Masykur Musa.

Adapun Dino Patti Djalal sebelumnya menyatakan telah mengajukan surat pengunduran diri kepada Presiden SBY sebagai Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat.

Hal yang paling dikhawatirkan, menurut Muradi, adalah penggunaan anggaran badan atau lembaga tempat bernaung peserta konvensi tersebut yang dikhwatirkan turut digunakan untuk dana sosialisasi program politik mereka.

Apalagi komite konvensi sebagai pelaksana konvensi ini tidak memiliki syarat pengaturan dana kampanye secara rinci.

Mekanisme sumber dana didasarkan pada Undang-Undang yang berlaku terkait posisi peserta konvensi.

“Menteri BUMN dan Mendag harus diawasi penuh dan dikritisi. Mereka rentan menggunakan dana (anggaran kementerian) untuk kepentingan politik mereka. Hal yang lazim kita lihat, begitu banyak iklan dengan profil Mendag yang bertrebaran di angkutan umum,” ujarnya.

Di sisi lain, Muradi meragukan keikutsertaan peserta konvensi Demokrat didasarkan pada niat untuk menjadi pemimpin negara.

Terjunnya mereka dalam proses konvensi ini dinilai sebagai modal politik agar mendapat jabatan tinggi di struktural pemerintahan baru yang terbentuk setelah Pemilu 2014. (Surya)

Short URL: http://detiknusantara.com/?p=1445

Posted by on Des 24 2013. Filed under News, Politik. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

*

iklan 1

header

Recently Commented