|

MK Minta DKPP Tidak Urus Putusan KPU Bawaslu

Jakarta (DN) – Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva mengatakan, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) sebaiknya hanya fokus mengurus perilaku penyelenggara pemilu saja. Hamdan meminta, DKPP tidak terlalu jauh mencampuri putusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu)

“Putusan DKPP harus fokus pada tugas dan wewenangnya mengadili perilaku penyelenggara, tidak lebih jauh mencampuri putusan penyelenggara,” ujar Hamdan di Jakarta, Selasa (23/12/2013).

Dia mengatakan, putusan DKPP yang menyentuh putusan penyelenggara pemilu berpotensi menimbulkan masalah saat ada sengketa di tingkat MK.

“Misal dalam perkara Kota Tangerang dan Tapanuli Utara. Akibatnya, MK harus memerintahkan verifikasi kembali pasangan calon yang karena putusan (DKPP) dipaksa dimasukkan sebagai pasangan calon, padahal verifikasi KPU mengatakan tidak lolos,” kata Hamdan.

Dalam perkara Pilkada Kota Tangerang, DKPP menambah dua pasangan calon dari jumlah yang sudah ditetapkan KPU. Mereka adalah Ahmad Marju Kodri-Gatot Suprijanto dan Arief R Wimansyah-Sachrudin. Dan ternyata, dalam pemungutan suara, pasangan Arief-Sachrudin memperoleh suara terbanyak. Pemenangannya pun dikukuhkan oleh MK. (Kompas)

Short URL: http://detiknusantara.com/?p=1443

Posted by on Des 24 2013. Filed under Tak Berkategori. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

*

iklan 1

header

Recently Commented