|

Keppres Pengangkatan Patrialis Dibatalkan, Presiden Banding

Ketua MK menyatakan, Patrialis Akbar tetap Hakim MK. Ia tetap bertugas
Jakarta (DN)  – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono siap mengajukan banding atas putusan Pengadilan Tata Usaha Negara yang membatalkan Keputusan Presiden terkait pengangkatan Hakim Mahkamah Konstitusi Patrialis Akbar.

Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha, Selasa 24 Desember 2013, mengatakan Keppres pengangkatan Patrialis dikeluarkan berdasarkan amanat undang-undang yang memberikan ruang kepada Presiden, Dewan Perwakilan Rakyat, dan Mahkamah Agung untuk menyeleksi serta menetapkan calon hakim konstitusi.

“Beliau sudah mendapatkan laporan dan mendengarkan pandangan dari Kementerian Hukum dan HAM (terkait pembatalan Keppres pengangkatan Patrialis oleh PTUN). Kemudian diusulkan kepada Bapak Presiden bahwa pemerintah dalam hal ini sedang mempertimbangkan banding,” kata Julian di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.

Sebelum menunjuk Patrialis Akbar sebagai Hakim MK pun, ujar Julian, Presiden telah mendapat masukan internal dari jajarannya.

Meski Presiden menghormati putusan PTUN yang membatalkan Keppres pengangkatan Patrialis, masih ada ruang untuk melakukan banding sebagai hak konstitusional setiap warga negara. “Jadi ini bukan ego, tapi ada proses,” kata Julian.

Sesuai prosedur hukum yang berlaku, banding diajukan paling lambat 14 hari setelah amar putusan pengadilan dikeluarkan. Sementara ini, ujar Julian, Patrialis Akbar tetap menjalankan tugas sebagai Hakim MK.

Secara terpisah, Ketua MK Hamdan Zoelva juga mengatakan, Patrialis Akbar masih hakim konstitusi dan tetap bisa menjalankan sudang di MK seperti biasa. “Putusan pengadilan yang sedang dilakukan upaya banding atau kasasi belum memiliki kekuatan hukum tetap. Jadi posisi Patrialis masih seperti semula,” kata dia.(Vivanews)

Short URL: http://detiknusantara.com/?p=1434

Posted by on Des 24 2013. Filed under News, Politik. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

*

iklan 1

header

Recently Commented