|

KPU: Lemsaneg Lindungi Data Agar Tak Dipotong di Tengah Jalan

kpuSistem enkripsi Lemsaneg sangat rumit, sehingga bisa hindari hacker.
Jakarta (DN) – Komisi Pemilihan Umum memastikan data pemilu masih bisa diakses publik meski komisi menggandeng Lembaga Sandi Negara untuk menjaga kerahasiaan data pemilu. Sistem enkripsi Lemsaneg diharapkan bisa melindungi data ketika dikirim ke data center.

“Data pemilihan kan dikirim dari seluruh Indonesia itu lewat internet terbuka. Kalau data bisa dirusak pihak luar ini bisa kacau. Jangan sampai ini terjadi. Ini yang harus dilindungi, tapi hasilnya masih bisa dilihat. Jadi ini supaya dalam pengiriman data tidak dipotong di tengah jalan,” kata Komisioner KPU, Hadar Hafis Gumay, dalam Kabar Petang tvOne, Senin 30 September 2013.

Untuk menghindari masuknya hacker yang sengaja mengubah data untuk kepentingan pihak-pihak tertentu, maka kata Hadar, data itu harus disandikan supaya tidak bisa dibaca pihak lain. “Jadi ada sistem enkripsinya,” kata Hadar menjawab kekhawatiran yang sempat dilontarkan Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma), Said  Salahudin.

Said mempertanyakan kenapa KPU harus menggandeng Lemsaneg yang notabene dipimpin militer aktif. Kenapa KPU tidak menggandeng BPPT saja.

Urusan melindungi data pemilu, kata dia, tidak bisa hanya dilakukan oleh KPU saja. Karena itulah KPU menggandeng sejumlah lembaga, termasuk Lemsaneg yang memiliki kapasitas IT yang mumpuni. KPU sendiri tidak menghalangi parpol untuk meminta data. “Sebab kerja sama ini semata-mata untuk melindungi data yang masuk, sehingga tidak ada pihak-pihak yang masuk seenaknya,” kata dia.

KPU menjamin tetap akan ada transparansi, data bisa dibuka dan diakses. “Siapapun bisa lihat, termasuk parpol. Jadi dengan pelindung ini data bukan dibuat tertutup, karena masih bisa dibuka,” kata dia.(Vivanews)

Short URL: http://detiknusantara.com/?p=252

Posted by on Sep 30 2013. Filed under News, Politik. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

*

iklan 1

header

Recently Commented